Berita

Silaturahmi Gerakan Politik Kiai di Ponpes Al Mizan Majalengka/Dok. Ponpes Al Mizan

Nusantara

PKB Bergerak Membangkitkan Kesadaran Politik Kiai

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 19:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Prof. Dr. KH Ma’ruf Amin menegaskan pentingnya peran politik bagi para kiai yang memiliki basis kuat di masyarakat. Menurutnya, politik harus menjadi sarana strategis untuk meraih kemaslahatan umat. 

Hal itu disampaikan Kiai Ma'ruf yang juga Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat berdialog dengan ratusan kiai, tokoh masyarakat dan ribuan warga Cirebon di Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi, Majalengka, Sabtu 16 November 2024.

"Banyak hal yang dapat dihasilkan melalui meja-meja politik. Kiai harus memastikan bahwa politik dijalankan dengan nilai-nilai yang membawa manfaat besar bagi umat," ujar Kiai Ma’ruf.


Dalam acara dengan tagline Silaturahmi Gerakan Politik Kiai tersebut, Kiai Ma’ruf banyak mengutip pandangan ulama tentang pentingnya menjadikan politik sebagai instrumen untuk mencapai tujuan kemaslahatan umat. Kiai Ma’ruf juga menekankan bahwa PKB adalah wadah politik yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai keberagamaan. 

PKB, kata Kiai Ma'ruf, telah sejak awal mengusung nilai hubbul wathan (cinta tanah air) dan hifdzul bi’ah (menjaga lingkungan) sebagai bagian dari perjuangan politik. Hal ini menurut wakil presiden RI 2019-2024 itu, sejalan dengan kebutuhan umat Islam untuk memiliki representasi politik yang kuat dan berkomitmen pada kemaslahatan.

Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi PKB DPR RI yang juga pengasuh pondok pesantren Al Mizan, KH Maman Imanulhaq menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Kiai Ma’ruf. Ia mengapresiasi peran Kiai Ma’ruf sebagai tokoh panutan yang mampu menginspirasi para kiai untuk kembali menguatkan kesadaran politik. 

“PKB di bawah kepemimpinan Gus Muhaimin memiliki komitmen besar dalam memperjuangkan kepentingan kiai, pesantren, dan umat Islam," imbuh Kiai Maman.

Kiai Maman yang juga Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB menegaskan bahwa partainya adalah partai yang lahir dari rahim pesantren dan kiai. Oleh karena itu senantiasa berjuang untuk memberikan ruang lebih luas bagi kiai dalam menentukan arah kebijakan politik yang berpihak kepada rakyat kecil.

“Kehadiran Kiai Ma’ruf Amin mempertegas misi PKB untuk menjadi jembatan antara ulama, umat, dan kebijakan publik,” tambahnya.

Silaturahmi Gerakan Politik Kiai dihadiri oleh sejumlah ulama besar seperti Buya Husein Muhammad dari Cirebon, KH Dr. Sarkosih Subkhi dari Majalengka, KH Anwar Sulaiman selaku Ketua MUI Majalengka, dan KH Sulaiman dari Subang. Para tokoh muda dari Garut pun turut hadir menciptakan suasana diskusi yang intensif dan penuh makna. Sejumlah tokoh perempuan juga nampak hadir diantaranya Nyai Hj. Wuri Estu Handayani Maruf Amin, Nyai Lilik Arjawinangun, Nyai Atun Minatul Maula dan Hj. Upik Rofikoh.

Usai dialog, acara dilanjutkan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipimpin oleh KH Ma’ruf Amin. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam setiap langkah perjuangan, termasuk dalam ranah politik. Para jamaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan, menjadikannya sebagai bentuk kebersamaan antara ulama, jamaah, dan politik.

Silaturahmi kemudian diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan bangsa Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua Dewan Syura DPP PKB KH. Arifin Junaidi.

Rangkaian kegiatan menjadi simbol kuat sinergi antara kiai, ulama, dan PKB dalam memperjuangkan kemaslahatan umat. Dengan semangat ini diharapkan politik dapat terus menjadi jalan ibadah dan perjuangan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya