Berita

Ritel/RMOL

Bisnis

Serap Produk Lokal, Ritel Modern dan Pasar Tradisional Punya Pangsa Tersendiri

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor ritel memegang peranan penting dalam menyediakan akses pangan bagi masyarakat. 

Kepala Bapanas Arief Prasetyo  mengatakan, peran ritel modern tidak bisa disamakan dengan pasar tradisional, salah satunya melakukan penyerapan terhadap produk-produk lokal. 

"Peran ritel modern saat ini cukup besar dan tidak boleh dibenturkan posisinya dengan wet market (pasar tradisional), karena ritel modern dan pasar tradisional ini mempunyai pangsa pasar tersendiri dan keberadaan dua entitas tersebut hari ini adalah sebagai penyangga kestabilan distribusi pangan,” kata Arief, dalam diskusi Hari Ritel Nasional 2024 di Kemayoran, Jakarta, dikutip Sabtu 16 November 2024. 


Ritel modern memiliki posisi penting sebagai standby buyer dalam menyerap sebanyak-banyaknya produk dari petani dan peternak serta membimbing petani dan gapoktan menyiapkan produknya untuk kemudian dikurasi mengikuti standar yang dimiliki oleh ritel.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo mengatakan para pelaku bisnis ritel modern telah melakukan kerja sama dengan para petani dan peternak lokal serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk menyerap atau menjadi off taker.

Menurut Arief, bila bisnis ritel modern tidak melakukan penyerapan terhadap produk-produk lokal, maka kasus seperti peternak susu di Boyolali, Jawa Tengah yang membuang susunya bisa terjadi juga pada komoditas lain.

"Kalau modern market tidak melakukan penyerapan, petani dan peternak lokal mau ke mana. Jadi, bekerja sama dengan petani-peternak lokal, UMKM. Itu kalau di ritel ada namanya in-house rent atau bracket label," kata Arief. 

Arief menyebut, beberapa perusahaan ritel modern yang sudah berkembang menyerap produk-produk pertanian dari petani lokal, seperti beras dan gula, dengan membuat merek baru. 

Produk-produk tersebut, biasanya dijual di masing-masing ritel.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya