Berita

Garuda Indonesia/Net

Bisnis

Dirut Baru Siap Dandani Garuda Indonesia dengan Tiga Jurus Ini

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 07:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang baru, Wamildan Tsani Panjaitan, menyampaikan tiga langkah strategis yang akan ia lakukan dalam memimpin GIAA.

Berbicara di kantor Garuda di Tangerang, sesaat setelah ditunjuk dalam  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis 15 November 2024, Wamildan mengatakan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh keuangan dan operasional Garuda.

Menurutnya, dengan melakukan evaluasi, ia bisa menentukan langkah-langkah teknis selanjutnya. 


Kemudian, ia akan melaksanakan akselerasi kinerja perusahaan dengan memeriksa optimalisasi biaya operasional yang ada dan meningkatkan aktivitas-aktivitas yang dapat meningkatkan sumber-sumber pendapatan.

"Tentu hal ini sesuai arahan Presiden dan Menteri BUMN dan akan memaksimalkan sistem digitalisasi. Tentunya akan merambah pada level pelayanan penumpang," ujar Wamildan.

Lalu, ia juga akan melakukan ekspansi jaringan dan kualitas layanan. Salah satunya dengan penambahan kapasitas pesawat dan menambah rute domestik maupun internasional.

Wamilda menilai, manajemen dalam hal ini jajaran direksi, akan melaksanakan koordinasi dan kolaborasi untuk mendapatkan dukungan penuh dari kementerian terkait dan dari legislatif komisi terkait. 

Wamildan menggantikan Irfan Setiaputra yang menjabat sejak Januari 2020 lalu.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya