Berita

Ketua DPD RI Sultan Najamuddin/RMOL

Politik

Bersih-bersih Presiden Prabowo Diapresiasi DPD RI

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 20:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah pemerintah melakukan bersih-bersih di awal tahun, seperti pemberantasan korupsi, judi online, dan juga swasembada pangan serta energi diapresiasi Ketua DPD RI Sultan Najamuddin. 

Salah satu yang menjadi sorotan yakni merebaknya judi online di Indonesia, Sultan Najamuddin menyebut bisnis judi online yang merebak di Indonesia sangat luar biasa besar dan meminta agar aparat penegak hukum tidak pandang bulu untuk memberantas aktivitas haram tersebut.

“Iya, ini sesuatu yang luar biasa sih. Kalau saya bilang udah bener ini, kita bersih-bersih, kita sikat, hajar. Kenapa? Saya diam-diam coba pelajari ya, ekosistem bisnis judi online ini, ini luar biasa. Ini selain perputaran uang yang luar biasa, kemudian korbannya masyarakat banyak,” kata Sultan di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jumat, 15 November 2024.


Selain itu, pemerintah juga memiliki program terbaiknya yakni swasembada pangan dan energi. Sultan mengatakan Indonesia saat ini membutuhkan uang besar untuk membuat program, salah satunya makan bergizi gratis. 

Oleh sebab itu, ia menilai bersih-bersih di awal tahun pemerintahan Prabowo-Gibran ini didukungnya untuk mendukung program-program prioritas untuk kepentingan rakyat Indonesia.

“Apalagi saat negara membutuhkan program-program baik ya, makan gizi gratis, itu harus dicarikan dananya, kemudian swasembada badan pangan, kemudian swasembada energi. Jadi saya setuju banget, dan Pak Prabowo sudah me-mention itu, udah kita bersih-bersih, kita hajar,” katanya.

Pihaknya meminta agar aparat penegak hukum tidak menangkap pelaku judi online kelas teri, agar masyarakat terhindar dari aktvitas haram tersebut.

“Kenapa? Jangan, jangan sampai justru isu judi online ini part kecilnya aja yang diambil. Kalau ini ada ekosistem, ini kan banyak sekali yang akan terlibat,” katanya.

“Bayangkan PPATK bilang itu ada ribuan rekening, ada mungkin ratusan juta atau miliaran transaksi. Bukan ratusan triliun hitungan saya, saya yakin itu ribuan,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya