Berita

Irfan Setiaputra resmi dicopot dari jabatan Dirut Garuda Indonesia/Net

Bisnis

Lepas Jabatan Dirut Garuda, Ini Pesan Terakhir Irfan Setiaputra

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 16:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), Irfan Setiaputra, resmi diberhentikan dari jabatannya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat, 15 November 2024. 

Kabar pemecatan ini dikonfirmasi langsung oleh Irfan kepada awak media melalui sebuah broadcast pesan singkat.

"RUPSLB Garuda hari ini telah memutuskan memberhentikan saya sebagai Dirut Garuda Indonesia. Saya menerima keputusan ini dengan sikap profesional dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan," kata Irfan, Jumat, 15 November 2024.


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para jurnalis atas kerja sama dan kritikan selama memimpin maskapai nasional ini. 

"Dengan tulus saya berterima kasih atas dukungan rekan media selama ini, untuk kerelaan menerima informasi dari saya, juga untuk pertanyaan-pertanyaan kritis yang kadang 'mengerikan', namun membuat saya makin mawas diri," ucapnya.

Irfan menjabat sebagai Dirut Garuda Indonesia sejak awal pandemi Covid-19 pada 2020. Saat itu, Garuda dihadapkan pada krisis keuangan akibat beban utang besar serta dampak signifikan dari pandemi yang nyaris membuat maskapai ini bangkrut. 

Meski demikian, Garuda berhasil melakukan proses restrukturisasi utang berdasarkan keputusan homologasi pada 27 Juni 2022. Membuat Garuda menerima pendanaan sebesar Rp7,5 triliun dan Rp725 miliar dari penyertaan modal negara (PMN) serta PPA.

Pada 2022, Garuda Indonesia mencatat sejumlah kemajuan, dengan utang usaha perusahaan berhasil ditekan hingga 75 persen. Turun menjadi 689,59 juta Dolar AS pada semester I/2022 dari 1,20 miliar Dolar AS sebelumnya. 

Selain itu, Garuda juga membukukan laba usaha sebesar 3,7 miliar Dolar AS pada 2022, yang sebagian besar berasal dari restrukturisasi utang dan peningkatan kinerja operasional. Termasuk peningkatan pendapatan usaha yang mencapai 2,1 miliar Dolar AS atau naik 57 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Lalu pendapatan dari penerbangan berjadwal naik 62,3 persen, sementara pendapatan dari penerbangan tidak berjadwal melonjak hingga 98,5 persen.

Tahun ini, mengacu laporan keuangan per kuartal III/2024, Garuda Indonesia sebenarnya masih mencatatkan rugi bersih mencapai 131,22 juta Dolar AS. Namun, Irfan sempat mengatakan, per Oktober 2024, GIAA berhasil membukukan laba bersih sebesar 18,11 juta Dolar AS atau sekitar Rp283,81 miliar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya