Berita

Gedung Kejaksaan Agung/Net

Politik

Citra Kejaksaan Bisa Terpuruk Jika Tidak Koreksi Diri

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kritik yang dilontarkan Jaksa Jovi Andrea Bachtiar seharusnya jadi momen bagi jajaran Kejaksaan untuk mengoreksi diri. Terutama untuk membersihkan institusi dari Jaksa-jaksa nakal.

Begitu yang disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merespons soal Jaksa Jovi Andrea yang dituntut karena disebut menyampaikan kritik kepada institusi Kejaksaan.

"Kejaksaan wajib koreksi diri seperti yang dikeluhkan oleh Jaksa Jovi Andrea Bachtiar dalam podcast," kata Muslim kepada RMOL, Jumat, 15 November 2024.


Lanjut Muslim, Jaksa Agung ST Burhanuddin wajib bertindak untuk membersihkan Kejaksaan dari Jaksa-jaksa yang nakal.

"Tindakan Jaksa nakal seperti yang disebutkan ini sangat merusak dan mencederai korps Adhyaksa. Jika tidak citra Kejaksaan terpuruk dengan viralnya video ini," terang Muslim.

Bahkan menurut Muslim, Jaksa Jovi Andrea seharusnya mendapat promosi jabatan, bukan malah dikriminalisasi karena sudah menyampaikan kritikan.

"Aneh bukan? Jaksa jujur dan berintegritas dimusuhi dan dikriminalisasi. Gimana standar pengawasan di internal Kejaksaan? Kok bisa muncul seperti kasus Jovi Andrea Bachtiar ini?" pungkas Muslim. 

Jovi Andrea Bachtiar yang merupakan Jaksa di Kejari Sumatera Utara jadi tersangka bahkan terancam dipenjara dan dipecat hanya karena mengkritik dugaan penyalahgunaan mobil dinas oleh pegawai yang tidak berhak.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya