Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Adies Kadir/RMOL

Politik

Waketum Golkar Endus Ada Aktor Intelektual di Balik Gugatan Ilhamsyah Cs

KAMIS, 14 NOVEMBER 2024 | 14:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Adies Kadir mengendus adanya aktor intelektual di balik gugatan Ilhamsyah Cs ke PTUN Jakarta terkait kepengurusan DPP di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia. 

"Saya cuman mengimbau ya pastilah ini ada aktor intelektual di belakang mereka," kata Adies Kadir kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 14 November 2024.

Wakil Ketua DPR ini mengimbau kepada para aktor intelektual tersebut untuk legowo dengan kepengurusan yang dipimpin Bahlil saat ini.


"Kita imbau lah kepada aktor-aktor intelektual yang di belakang-belakang mereka ini marilah kita bersama-sama, kalau mereka mau membangun Partai Golkar sudahlah legowo saja," jelasnya.

Adies Kadir menegaskan bahwa kepengurusan Partai Golkar 2024-2029 ini sudah sah di mata hukum, dan meminta seluruh pihak untuk bersabar jika ingin maju menjadi ketua umum sampai waktu yang telah ditetapkan dalam AD/ART Partai Golkar.

"Ini kan sudah selesai perhelatan kita. Kalau masih mau tidak terima mau masih maju lagi ada wadahnya, tunggu 5 tahun lagi. Sabar sedikit. Jangan diolah-olah terus. Nanti kan yang rugi kita sendiri," tegas dia.

Menurutnya, Golkar saat ini sudah berjaya dalam kontestasi Pemilu 2024. Ia meminta pihak-pihak yang kontra dalam kepengurusan saat ini untuk tidak menggaungkan isu yang tidak penting.

"Golkar kita bagus lho sekarang. Dari 85 ke 102 sudah mepet-mepet sama PDIP selisih 8 kita kan. Masa kita sudah mulai nge-running, sudah bagus, turun lagi karena persoalan yang tidak penting," ucapnya.

"Kalau mau masuk pengurus, masuk baek-baek nanti kita akomodir. Jangan main gugat sana, gugat sini, masuk kepengurusan," tutupnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya