Berita

Penggunaan kecerdasan buatan (AI) dilaporkan terus meningkat/Ist

Tekno

Laporan e-Conomy SEA 2024

AI Makin Diminati untuk Bikin Konten

KAMIS, 14 NOVEMBER 2024 | 02:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Minat masyarakat Indonesia terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) dilaporkan terus meningkat, bahkan telah merambah ke dunia bisnis.

Menurut laporan e-Conomy SEA 2024 yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, AI telah menjadi solusi utama bagi masyarakat Indonesia untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan inovatif.

“AI sangat penting bahkan telah digunakan untuk mengembangkan bisnis supaya bisa terus berkembang dengan berkelanjutan dan terus berinovasi,"  kata Country Director Google Indonesia Veronica Utami dalam konferensi pers pada Rabu 13 November 2024.


"Nah di Indonesia sendiri AI ini sudah menjadi top of mind untuk masyarakat Indonesia,” sambungnya.

Berdasarkan laporan tersebut, penggunaan AI yang tinggi di Indonesia tidak hanya terfokus di Jakarta, tetapi juga terlihat di daerah-daerah lain, termasuk Kalimantan Timur dan Kepulauan Riau.

Veronica menambahkan bahwa penerapan AI di Indonesia saat ini mencakup tiga sektor utama, yaitu pemasaran, gaming, dan pendidikan. 

"Aplikasi mobile dengan fitur AI paling populer digunakan untuk pembuatan konten, efek foto, dan pengeditan video," jelasnya.

Laporan e-Conomy SEA 2024 lebih lanjut menunjukkan sekitar 9 persen masyarakat menggunakan AI untuk pembuatan konten, 9 persen lainnya untuk efek pada foto, 7 persen untuk pengeditan video, sementara sisanya menggunakan AI untuk berbagai keperluan lainnya.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya