Berita

Ketua Forum Bersama Jakarta (FBJ) Budi Siswanto/RMOL

Nusantara

Aktivis: Pelantikan 305 Pejabat DKI Bukan Politis

KAMIS, 14 NOVEMBER 2024 | 01:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keputusan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi melantik 305 pejabat administrator, pengawas, dan ketua subkelompok di lingkungan Pemprov DKI Jakarta jangan diseret-seret ke ranah politik.

"Karena pelantikan pejabat eselon 3 dan 4 itu sudah sesuai dengan rekomendasi teknis (rekomtek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)," kata Ketua Forum Bersama Jakarta (FBJ) Budi Siswanto melalui keterangan tertulisnya, Rabu 13 November 2024.

Budi menekankan bahwa pelantikan 305 pejabat eselon 3 dan 4 merupakan rekomendasi yang telah dikeluarkan, dan mengikuti proses sesuai aturan yang berlaku, sehingga perlu dihormati oleh semua pihak yang terlibat.


“Tidak ada nuansa politik di sini. Pj (gubernur) saat ini tetap menjaga netralitas dan independensi dalam proses (pilkada) ini,” kata Budi.

Budi mengingatkan agar semua pihak tidak mudah memunculkan isu liar yang tidak berdasar mengenai pelantikan 305 pejabat DKI.

“Ketika isu liar muncul, hal itu justru menimbulkan keresahan di masyarakat," pungkas Budi.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 305 pejabat sudah melewati serangkaian prosedur dan mekanisme sesuai ketentuan berlaku.

"Proses pelantikan sudah mengalami proses yang lama, sejak Agustus lalu. Jadi, bukan suatu proses yang instan. Saya melakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kewenangan," kata Teguh.

Teguh menegaskan, dalam pelantikan pejabat eselon 3 dan 4 tidak ada faktor like and dislike, dan tidak ada faktor transaksional. 

"Apabila ditemukan faktor itu, silakan Bapak dan Ibu bisa melaporkannya," kata Teguh.





Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya