Berita

Unjuk rasa Raja-Raja Adat Sipirok di Kantor Bupati Tapanuli Selatan/Ist

Politik

Protes Pembegalan Demokrasi, Raja-Raja Adat Sipirok Demo Plt Bupati Tapanuli Selatan

RABU, 13 NOVEMBER 2024 | 22:18 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Raja-raja Adat Sipirok "Haruaya Mardomu Bulung Napa-napa ni Sibual-buali" Kecamatan Sipirok protes keras atas pembegalan demokrasi menjelang Pilkada Tapanuli Selatan, Sumut  2024.

Seruan ini mereka sampaikan saat melakukan aksi unjuk rasa meminta Plt Bupati Tapanuli Selatan, Assaf Dongoran agar netral di Pilkada serentak 27 November 2024 mendatang.

"Suara rakyat adalah suara Tuhan. Kami juga kesal atas sikap Plt Bupati Tapsel yang dua hari lalu tidak mau menemui menjawab masyarakat adat Tapsel untuk klarifikasi terkait cawe-cawe itu,” kata Bangun Siregar dalam orasinya dalam aksi demo Raja-raja Adat Sipirok, di Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Sumut  (Tapsel), Rabu, 13 November 2024.


Adriyunus Siregar, salah seorang masyarakat adat Sipirok mengatakan, aksi demo mereka lakukan, dimana Plt Bupati Tapsel Rasyid Assaf Dongoran diduga tidak netral di Pilkada.

"Dari rekaman audio, kami menduga suara Plt Bupati Tapsel telah cawe-cawe untuk memenangkan salah satu pasangan calon bupati Tapsel. Ini merupakan pembegalan demokrasi," protes Adriyunus.

Kecaman senada juga dari Raja Luat Parau Mangaraja Tenggar, Raja luat Sipirok Sutan Parlindungan Suangkupon, Raja Luat Baringin, Mangaraja Laut. Mereka tidak setuju adanya pembegalan demokrasi.

Tokoh-tokoh adat Sipirok bahkan meminta Kementerian Dalam Negeri untuk dapat segera mencopot Rasyid Assaf Dongoran dari jabatan Plt Bupati Tapsel.

"Kami kesal, dua kali beliau (Rasyid-red) tidak mau menemui (aksi) kami. Kami minta Mendagri mencopot jabatannya. Kami tidak mau lagi," tegas Adriyunus.

Dalam aksi ini massa terlihat membentangkan ejumlah spanduk bertuliskan " Tolak Begal Demokrasi di blBumi Dalihan Natolu", "Plt Bupati Stop Cawe-cawe", "Jangan Rusak Pesta Demokrasi di Tapsel" warnai aksi demo dengan yang kordinator lapangan Wim Raja Parmuhuman Siregar, dan penanggungjawab Baginda Hasian Siregar.

Aksi demo tokoh-tokoh adat Sipirok di bawah "Haruaya Mardomu Bulung Napa ni Sihual-buali" ini mendapat pengawalan ketat dari sejumlah personel aparat kepolisian Polres Tapsel, dan Satpol PP.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya