Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Nikkei Menguat tapi Kospi Anjlok

SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 10:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia-Pasifik bervariasi pada Selasa 11 November 2024, saat para trader terus memantau sejumlah data ekonomi di wilayah tersebut. 

Dikutip dari CNBC, indeks saham acuan S&P/ASX 200 Australia turun 0,37 persen pada jam pertama perdagangan.

Nikkei 225 Jepang naik 0,23 persen sementara Topix naik 0,68 persen. 


Kospi Korea Selatan turun 0,36 persen, sementara Indeks Kosdaq turun 1,04 persen.

Indeks Hang Seng Hong Kong futures berada pada level 20.324, lebih rendah dari penutupan terakhir HSI di level 20.426,93.

Para trader juga terus memantau survei dari National Australia Bank mengenai kondisi bisnis, penjualan eceran india pada bulan September, dan indeks harga konsumen India untuk bulan Oktober.

Kartel minyak OPEC juga akan merilis laporan pasar minyak bulanannya pada hari ini.

Sentimen konsumen Australia mengalami peningkatan sebesar 5,3 persen pada November, menurut survei oleh indeks Westpac-Melbourne Institute.

Kepala analis makro Australia Westpac Matthew Hassan menjelaskan, hal ini sebanding dengan bulan , yang mengalami kenaikan sebesar 6,2 persen.

Konsumen Australia kini lebih yakin tentang prospek ekonomi, melihat adanya pelonggaran lebih lanjut dalam tekanan keuangan keluarga dan tidak lagi khawatir tentang risiko kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya