Berita

Kombes Gidion Arif Setyawan/RMOL

Presisi

Polisi Tembak Mati Pimpinan Begal Sadis di Medan

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 20:31 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Polisi menembak mati seorang pria yang diketahui pemimpin dari komplotan begal sadis di Kota Medan. Komplotan ini meresahkan warga karena tidak segan-segan melukai korban yang dirampok.

Pimpinan begal tersebut yakni Muhammad Dimas yang masih berusia 23 tahun. Selain menembak mati pimpinannya, petugas menangkap tiga anggotanya yakni Yoga Ramadhan Syah (24), Nugraha Akbar Ginting (23) dan Rifki Pratama (22).

“Mereka beraksi semuanya ada 11 TKP, tapi yang sudah membuat laporan ada 4,” kata, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Senin, 11 November 2024.


Gidion menjelaskan, kelompok ini kerap menjadikan ibu-ibu sebagai sasaran. Mereka kerap beraksi di kawasan yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Pancur Batu, Deli Tua dan Kutalimbaru. Saat beraksi mereka selalu membawa senjata tajam.

“Kita masih mengembangkan pelaku-pelaku lain. Kelompok ini lebih banyak bermain di wilayah-wilayah Polsek Pancur batu, Delitua dan Kutalimbaru,” ungkapnya.

Tindakan tegas terhadap Dimas terpaksa dilakukan polisi karena melawan saat ditangkap.

“Yang tewas ketuanya. Dari sisi umur dia muda. Tapi nyali, adrenalin dan keberanian dia lebih punya inisiatif untuk membacok korban,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya