Berita

Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 11 November 2024/RMOL

Politik

Rapat Bersama Komisi II DPR

Kemendagri Jamin Hak Pilih Warga Terpenuhi di Pilkada 2024

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 12:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjamin hak pilih seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang sudah memiliki KTP bisa menggunakan hak pilihnya di Pilkada Serentak 2024. 

Oleh karena itu, Kemendagri tengah memfokuskan pada updating data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) untuk Pilkada Serentak 27 November mendatang. 

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 11 November 2024. 


“Setiap tahapan kita ikhtiarkan untuk melibatkan semua dan dari Kemendagri tentu kita pastikan bahwa data-data kependudukan mendukung untuk menjamin terpenuhinya semua warga bisa memilih,” kata Bima Arya. 

Bima Arya yang juga politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menuturkan bahwa pohaknya telah menyerahkan DP4 di bulan Mei 2024 kepada KPU. Namun updating data dan perekaman data terhadap warga yang masih belum tercatat itu masih terus dilakukan. 

Ia menambahkan, per hari ini data pemilih pemula tercatat masih sekitar 1,5 juta. Data itu didapatkan tidak hanya mencakup daerah-daerah pinggiran tetapi juga di kota-kota besar. 

“Kita minta agar dari jajaran Pemda berkoordinasi juga bersama teman-teman di wilayah sekolah panti asuhan pesantren untuk memastikan direkamnya pemilih pemula. Demikian juga pemilih marginal terlantar dan kaum disabilitas. Jadi kita ingin kuantitatif Pilkada Serentak ini angkanya cukup baik,” demikian Bima Arya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya