Berita

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Fathi/Ist

Politik

Perlu Sinergi Keberlanjutan untuk Tembus Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 06:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Fathi menggarisbawahi pentingnya sinergi antara legislatif dan kementerian guna memastikan bahwa kebijakan ekonomi ke depan mampu menciptakan pertumbuhan inklusif dan memperkuat daya saing nasional.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 berada di kisaran 5,1 persen hingga 5,5 persen diiringi dengan inflasi yang terkendali di sekitar 2,5 persen. 

Demi mencapai target tersebut, Fathi menegaskan harus ada langkah-langkah yang konkret untuk mengatasi tantangan global dan ketidakpastian ekonomi yang diperkirakan masih berlanjut.


“Target pertumbuhan ekonomi 5 persen lebih memang menunjukkan optimisme, tetapi tantangan yang kita hadapi sangat nyata," kata Fathi dalam keterangan resmi pada Minggu, 10 November 2024.

"Kita harus mempertimbangkan fluktuasi pasar global, ketahanan ekonomi domestik, dan bagaimana kebijakan fiskal bisa diimplementasikan secara efektif untuk mencapai target tersebut,” sambungnya.

Salah satu langkahnya, Fathi mengharapkan adanya evaluasi komprehensif dari sektor investasi, industri manufaktur, dan ekonomi digital yang semakin menjadi motor penggerak pertumbuhan.

"Kita akan mendorong kementerian untuk melakukan pendekatan yang lebih adaptif," kata Fathi. 

misalnya, lanjut Fathi, lewat penguatan insentif investasi bagi UMKM serta upaya menjaga stabilitas nilai tukar yang kondusif bagi perdagangan dan investasi.

Untuk itu, Fathi menekankan bahwa pelaku usaha kecil dan menengah harus memperoleh kemudahan akses modal serta pengembangan kapasitas.

"Sektor ekonomi digital yang tumbuh pesat juga perlu mendapatkan perhatian khusus. Kita harus memanfaatkan momentum ini agar bisa menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkap Fathi.

Langkah berikutnya, Komisi XI juga akan memperkuat koordinasi dengan kementerian-kementerian lain, termasuk Kementerian Investasi/BKPM, untuk menciptakan iklim investasi yang lebih ramah bagi pelaku usaha.

"Komisi XI akan memastikan bahwa setiap kebijakan yang dirumuskan tidak hanya proyeksi semata, tetapi juga langkah nyata yang bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat dan pelaku usaha," kata Fathi.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya