Berita

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla/Ist

Nusantara

JK Minta Rakyat Aceh Perlakukan Rohingya dengan Beradab

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 03:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla berharap masyarakat Aceh bersedia menerima pengungsi Rohingya yang terdampar di Indonesia. 

Hal tersebut disampaikan JK, sapaan Jusuf Kalla, terkait lebih dari 150 imigran Rohingya yang diangkut dengan truk dari Aceh Selatan, namun ditolak sejumlah warga di Banda Aceh.

"Sebagai orang Islam kita selayaknya membantu orang susah karena itulah perintah agama kita," kata JK dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh, Minggu, 10 November 2024.


"Kita harus mengedepankan adab menghadapi mereka. Eropa saja kalau ada pengungsi dari Afrika, berapapun jumlahnya mereka selalu terima," sambungnya.

Bagi PMI, lanjut JK, para pengungsi Rohingya yang terdampar di Indonesia sebagai satu masalah bencana kemanusiaan. Dia meyakini, para pengungsi tersebut tidak akan meninggalkan negara mereka jika tidak ada masalah.

"Mereka tidak akan mengungsi kalau tidak ada masalah di negara mereka," kata JK.

Untuk itu, JK mendorong pemerintah Indonesia untuk menampung para imigran tersebut. Apalagi mereka ditangani oleh UNHCR. 

"Sehingga pemerintah nanti berbicara dengan UNHCR, bagaimana caranya bisa dikirim ke negeri yang bisa menerima mereka," kata JK.

JK juga menyoroti tentang sikap masyarakat Aceh yang menempatkan mereka di atas truk dalam dua hari ini. JK menganggapnya sebagai tindakan yang tidak berperikemanusiaan. 

"Tentu tidak berprikemanusiaan kala ditaruh di atas truk selama dua hari. Bagaimana mereka makan, bagaimana membersihkan diri dan sebagainya," pungkas JK.



Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya