Berita

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi dan wakilnya Ferry Juliantono beserta Putri Bung Hatta, Halida Hatta berfoto bersama sejumlah peziarah lainnya di Makam Bung Hatta/Ist

Politik

Ziarahi Makam Bung Hatta, Ferry Juliantono Bertekad Majukan Koperasi

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 21:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dalam rangka memperingati hari pahlawan, Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono berziarah ke makam proklamator kemerdekaan Indonesia, Wakil Presiden ke-1 RI, Muhammad Hatta, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu 10 November 2024.

Turut hadir berziarah, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi beserta Putri Bung Hatta, Halida Hatta.

Ferry bercerita, pada saat yang sama sejumlah mahasiswa dari Universitas Pancasila juga tengah berziarah di tempat peristirahatan terakhir Bung Hatta yang dikenal juga sebagai Bapak Koperasi.


Di hadapan mahasiswa, Ferry menuturkan bahwa Kementerian Koperasi akan melanjutkan perjuangan bung Hatta dalam meningkatkan skala usaha koperasi di Indonesia. 

"Bapak proklamator kita, pahlawan kita, tokoh besar yang terkenal karena kesederhanaannya, karena perjuangannya membela orang kecil, tokoh kita yang menggagas berdirinya koperasi di Indonesia," kata Ferry seperti dikutip redaksi melalui akun Instagram miliknya.

Dia melanjutkan, Kementerian Koperasi bertekad melanjutkan perjuangan Bung Hatta dengan membangun badan usaha koperasi untuk bisa bersaing dengan badan usaha yang lainnya.

"Kami sedang mendorong Kementerian Koperasi dan koperasi-koperasi di Indonesia masuk ke industri dan Insya Allah nanti kalau teman-teman semuanya lulus bisa menjadi salah satu pilihan alternatif pekerjaan," tandas Ferry.

Bung Hatta yang lahir pada 12 Agustus 1902 di Bukittinggi, Sumatera Barat didapuk menjadi Bapak Koperasi Indonesia pada Kongres Koperasi Indonesia di Bandung, Jawa Barat tanggal 17 Juli 1953.

Menurut Bung Hatta, untuk bisa berhasil koperasi harus berdiri di dua tiang, yaitu solidaritas (semangat setia bersekutu) dan individualitas (kesadaran akan harga diri sendiri alias sadar diri). Dua sifat ini harus melandasi gerakan koperasi. 

Meski begitu, Bung Hatta mengingatkan agar koperasi tetap diikat dengan peraturan-peraturan. Peraturan sangat dibutuhkan sebagai pijakan dan aturan main dalam menjalankan koperasi.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya