Berita

Rilis penggerebekan kampung narkoba di Palembang/RMOLSumsel

Presisi

Gerebek Kampung Narkoba di Palembang, Polisi Amankan 8 Orang

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 04:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim gabungan Satresnarkoba Polrestabes Palembang dan Ditresnarkoba Polda Sumsel melakukan penggerebekan di lokasi yang dikenal sebagai “Kampung Narkoba” di Lorong Keramat, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, pada Sabtu, 9 November 2024.  

Dalam penggerebekan yang dipimpin oleh Wadir Ditresnarkoba Polda Sumsel, AKBP Harisandi, bersama Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, Kompol Faisal Manalu, ini berhasil diamankan 8 pria yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. 

Selain itu, polisi juga menyita 2 paket sabu seberat 1,85 gram dan 8 butir pil ekstasi warna kuning.  


AKBP Harisandi menjelaskan, penggerebekan ini bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan kawasan tersebut menjadi pusat peredaran narkoba.  

“Setelah mendapatkan informasi, kami langsung melakukan penyelidikan dan pemetaan akses masuk lokasi. Tim kami dibagi menjadi dua, dengan sebagian melalui jalur darat dan sebagian lainnya menyusuri jalur sungai,” ujar Harisandi, dikutip RMOLSumsel, Sabtu, 9 November 2024. 

Harisandi menambahkan, penggerebekan ini merupakan tindak lanjut arahan 100 hari kerja Presiden Prabowo serta instruksi langsung dari Kapolda Sumsel dan Kapolrestabes Palembang.  

“Saat ini, delapan orang yang diamankan masih dalam proses pengembangan. Kami akan memeriksa lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih besar,” imbuhnya.  

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya bandar besar yang beroperasi di kawasan tersebut, Harisandi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.  

“Ini baru tahap awal. Pengembangan akan terus dilakukan untuk membongkar jaringan peredaran narkoba di kawasan tersebut,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya