Berita

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOLjabar

Politik

Pilkada Jabar 2024

PDIP Yakin Jeje-Ronal Dapat Hasil Maksimal

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 01:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, diyakini PDIP akan meraih hasil maksimal pada Pilkada 2024.

Keyakinan ini bukan tanpa alasan. Menurut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Jeje Wiradinata merupakan sosok yang memiliki pelanggan di pemerintahan. Terlihat bagaimana Jeje membangun Ciamis dan Pangandaran. 

“Memang kemunculannya kan paling akhir, tetapi Kang Jeje ini punya suatu rekam jejak pemerintahan yang sangat baik. Bagaimana di Ciamis, bagaimana di Pangandaran yang menjadi suatu titik temu dari masyarakat Jawa Barat, merasakan sentuhan kepemimpinan dari Kang Jeje ini,” kata Hasto, usai menghadiri Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdus) di Hotel Ibis Kota Bandung, Sabtu, 9 November 2024.


Lebih lanjut dirinya menyebut, apalagi saat ini Jeje diduetkan dengan Ronal Sunandar yang memiliki karakter khas, sehingga hal itu akan menjadi daya dorong kuat. 

“Sehingga dengan menampilkan jati diri kepemimpinannya bersama dengan Pak Ronal, ini akan punya daya dorong yang makin kuat,” terangnya, dikutip RMOLJabar, Sabtu, 9 November 2024. 

Selain itu, Hasto menyatakan bahwa pihaknya telah memiliki strategi-strategi yang akan dijalankan oleh Jeje-Ronal untuk memenangkan Pilkada 2024. 

“Tadi kita sudah bahas berbagai strategi-strategi, termasuk yang sifatnya ekstraordinary, yang akan dijalankan oleh Kang Jeje dan Bung Ronal dengan tetap memahami kultur dari Jawa Barat,” ungkapnya. 

Hasto mengklaim bahwa setiap kader PDIP akan bergerak untuk memenangkan setiap calon yang mereka usung. 

“Kalau kader partai sudah paham bahwa siapapun yang direkomendasikan wajib semua bergerak dan inilah yang akan dirumuskan,” bebernya. 

Ia pun menyebut, masyarakat Jawa Barat akan merasakan adanya perubahan apabila dipimpin oleh PDIP. Di antaranya perubahan dari sistem transportasi dan sampah. 

“Di bawah kepemimpinan PDI nanti, masyarakat Jawa Barat bisa melihat adanya perubahan yang sangat fundamental. Bagaimana sistem transportasi di Jawa Barat bisa kita atasi, di Bandung tanpa kemacetan, di Bandung tanpa sampah, meskipun yang paling bahaya sekarang adalah Sampah Demokrasi,” tandasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya