Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Saham Trump Media Meroket 15 Persen Usai Trump Bantah Rumor Jual Saham

SABTU, 09 NOVEMBER 2024 | 11:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Saham Trump Media & Technology Group Corp (TMTG), perusahaan induk dari platform media sosial Truth Social milik Donald Trump terpantau meroket pada perdagangan Jumat 8 November 2024 waktu setempat.

Saham perusahaan tersebut ditutup 15,2 persen lebih tinggi pada Jumat di harga 31,91 Dolar AS dan mencapai tertinggi sesi di 33,03 Dolar AS.

Harga saham perusahaan yang melonjak ini terjadi setelah Presiden terpilih AS Donald Trump mengatakan bahwa ia tidak berniat menjual sahamnya di perusahaan tersebut.


"Ada rumor dan atau pernyataan palsu, tidak benar, dan mungkin ilegal yang dibuat oleh, mungkin, manipulator pasar atau penjual saham, bahwa saya tertarik untuk menjual saham Truth," tulis Trump dikutip Reuters, Sabtu 9 November 2024.

"Rumor atau pernyataan itu palsu. Saya tidak ingin menjual!" tambah Trump.

Sebelumnya, pada September 2024 Trump telah mengatakan bahwa ia tidak menjual sahamnya di perusahaan tersebut dan tidak akan meninggalkan platform media sosial yang ia dirikan.

Untuk diketahui, presiden terpilih itu memiliki hampir 115 juta saham dan memiliki sekitar 53 persen saham di Trump Media. Pada harga saham pada hari Jumat, bagiannya dari perusahaan tersebut bernilai sekitar 3,7 miliar Dolar AS, sementara total kapitalisasi pasarnya sekitar 7 miliar Dolar AS.

Meskipun pemilihan presiden telah berakhir, data opsi LSEG menunjukkan pedagang melihat saham berayun sebanyak 25 persen selama minggu depan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya