Berita

Dunia

Warga Balochistan Kembali Menghilang

SABTU, 09 NOVEMBER 2024 | 03:21 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Komite Baloch Yakjehti (BYC) mengutuk penculikan Khalil Baloch dan saudara perempuannya, Laljan Pullan Baloch, oleh pasukan keamanan Pakistan di Balochistan.

Insiden ini terjadi pada malam tanggal 5 November 2024.

Laporan menunjukkan bahwa Laljan, seorang mahasiswa keperawatan tahun terakhir, diserang selama insiden tersebut, dan barang-barang miliknya disita. Meskipun dia kemudian dibebaskan, dia menghadapi tekanan terus-menerus untuk mengunjungi kamp militer untuk diinterogasi.


BYC menyatakan keprihatinan yang mendalam atas meningkatnya penargetan perempuan Baloch, menekankan bahwa penghilangan paksa telah menjadi ancaman sehari-hari di Balochistan, yang memengaruhi individu dari semua demografi—pria, wanita, dan anak-anak.

Mereka menyoroti bahwa tindakan tersebut dilakukan dengan impunitas oleh pasukan negara, yang menimbulkan rasa takut di dalam masyarakat. Komite tersebut mendesak dukungan publik untuk melawan kebrutalan ini dan secara aktif mengorganisasi protes terhadap penghilangan paksa, yang mereka gambarkan sebagai pelanggaran sistematis hak asasi manusia di wilayah tersebut.

Pernyataan BYC mencerminkan pola penindasan yang lebih luas di Balochistan, tempat penghilangan paksa telah dilaporkan secara luas. Seruan tindakan komite tersebut bertujuan untuk memobilisasi warga negara melawan pelanggaran hak asasi manusia ini dan untuk meningkatkan kesadaran tentang penderitaan rakyat Baloch di bawah penindasan negara.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya