Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Bisnis

Ungkap Rencana Kunker Prabowo ke AS, Rosan: RI akan Tawarkan Investasi Sektor Energi Terbarukan

JUMAT, 08 NOVEMBER 2024 | 09:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemenangan Donald Trump di Pemilu Amerika Serikat (AS) 2024 diharapkan membawa dampak positif untuk Indonesia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengungkapkan, setiap pergantian pemimpin negara pasti akan memiliki dampak. Namun ia memandang bahwa kemenangan Trump bisa membawa angin segar bagi hubungan bilateral AS dengan Indonesia. 

"Tentunya diharapkan dengan terpilihnya Presiden Trump ini, hubungan kita diharapkan makin meningkat, terutama di dalam perdagangan dan investasi," kata Rosan di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Jumat 7 November 2024. 


Dalam waktu dekat Presiden Prabowo Subianto bakal memenuhi undangan kenegaraan dari Presiden Joe Biden. 

Kunjungan tu adalah kesempatan untuk saling mempererat hubungan bilateral antar kedua negara.

Prabowo dijadwalkan bakal meninggalkan Tanah Air selama 16 hari untuk sejumlah kunjungan kenegaraan di antaranya ke  China dan AS. 

Disebutkan juga bahwa setelah itu Prabowo melanjutkan perjalanannya ke Brasil, dan Peru, dan Inggris. 

Di AS, Prabowo dikabarkan akan menggelar pertemuan dengan Presiden Joe Biden di Gedung Putih. 

"Saya dan Presiden Prabowo akan ke sana untuk mempererat hubungan Indonesia dengan Amerika. Kita akan melihat semua kemungkinan, termasuk apakah ada kesempatan untuk bertemu dengan Trump," ucapnya.

Indonesia juga tengah merencanakan sejumlah tawaran investasi kepada pemerintah AS. Beberapa investasi pada sektor strategis yang coba ditawarkan, seperti energi terbarukan dan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya