Berita

Rapat Kerja Kementerian Koperasi dengan Komisi VI DPR/Ist

Politik

DPR Dorong Revisi Regulasi untuk Perbaiki Citra Koperasi

KAMIS, 07 NOVEMBER 2024 | 17:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggagas tiga strategi dalam mendorong minat publik untuk berkoperasi. Ketiga strategi itu adalah melakukan rebranding, digitalisasi  dan perbaikan tata kelola dan SDM insan koperasi.

Langkah ini pun didukung Anggota Komisi VI DPR Amin Ak. Dia optimis keberadaan koperasi di bawah komando Menteri Budi Arie Setiadi dan Wamen Ferry Juliantono akan semakin dicintai.

Politikus PKS itu berharap pimpinan Kemenkop dapat lebih fokus dalam upaya memperbaiki citra koperasi yang saat ini di mata publik masih dipandang sebelah mata akibat beberapa kasus besar yang justru merugikan anggotanya. 


"Pak MenKop Budi Arie Setiadi nanti fokus saja pada kerja besar bagaimana mengembalikan jati diri koperasi sehingga bisa benar-benar menjadi Soko Guru ekonomi Indonesia," ujar Amin lewat keterangan resminya, Kamis 7 November 2024.

Amin mengakui, payung hukum koperasi yang berlaku yaitu UU no 25 Tahun 1992 sudah sangat kuno dan perlu dilakukan revisi agar sesuai dengan kondisi koperasi terkini. 

"UU Perkoperasian saat ini umurnya sudah 32 tahun, meski sempat sudah ada revisi tapi dibatalkan oleh MK (Mahkamah Konstitusi) sehingga sudah saatnya untuk direvisi," kata Amin.

Sementara itu Anggota DPR RI Komisi VI lainnya dari Fraksi PKB H. M. Nasim Khan sependapat bahwa untuk menumbuhkan daya saing koperasi perlu didukung oleh regulasi yang relevan. 

"UU No 25 Tahun 1992 ini sudah sangat  kuno, sudah harus ada revisi kalau bisa dipercepat pengesahannya supaya regulasi ini maksimal dan koperasi bisa bermanfaat bagi masyarakat," kata Nasim.

Nasim meyakini sejumlah strategi Kemenkop untuk memperbaikinya citra koperasi melalui beberapa program jangka pendek dan menengah yang telah disampaikan MenKop dapat berjalan efektif. 

DPR bersama KemenKop akan siap bersama-sama menjalin sinergi yang baik agar ada koperasi nasional yang benar-benar menjadi kebanggan masyarakat Indonesia.

"Kita dukung bersama program-program kerja yang disampaikan Pak Menteri Koperasi," tandas Nasim.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya