Berita

Ilustrasi Cairn Oil & Gas

Bisnis

Cairn Oil & Gas Dukung Penuh Program Pengurangan Emisi Metana PBB

KAMIS, 07 NOVEMBER 2024 | 03:15 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Anak usaha Vedanta Group, Cairn Oil & Gas, telah menandatangani nota kesepahaman dengan inisiatif pelaporan dan mitigasi metana andalan Program Lingkungan PBB (UNEP) Oil & Gas Methane Partnership (OGMP) 2.0. Penandatanganan MOU ini membuat Cairn Oil & Gas menjadi produsen minyak dan gas pertama di India yang menunjukkan komitmen mengurangi emisi metana secara efektif.

OGMP 2.0 menetapkan kerangka kerja komprehensif yang mencakup praktik terbaik untuk manajemen emisi dan sistem pelaporan yang kuat. Kerangka kerja ini menekankan pengukuran, pelaporan, dan verifikasi (MRV) emisi metana yang akurat untuk mendorong pengurangan secara efektif.

"Berdasarkan Nota Kesepahaman ini, Cairn akan menetapkan target pengurangan metana selama 5 tahun dan melaporkan kemajuannya secara transparan kepada OGMP. Hal ini akan memungkinkan Cairn untuk menganalisis profil emisinya dan memanfaatkan data tersebut untuk mengurangi emisi secara hemat biaya. Dengan kemitraan ini, Cairn menegaskan kembali komitmennya untuk mempercepat upayanya menuju Net Zero Carbon pada tahun 2030," tulis Cairn Oil & Gas dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Business Standard.


OGMP 2.0 mencakup lebih dari 40 persen produksi minyak dan gas global yang memberdayakan perusahaan untuk meningkatkan kualitas dan keakuratan data emisi demi pengurangan metana yang efektif.

Menyambut Cairn dalam kemitraan ini, Manajer Program OGMP 2.0, Giulia Ferrini, berharap komitmen Cairn akan menginspirasi perusahaan lain dari negara tersebut untuk bergabung dengan OGMP 2.0 dan berkontribusi dalam meningkatkan pelaporan emisi metana serta praktik pengelolaan di sektor minyak dan gas.

OMGP 2.0 menyediakan perusahaan dengan cara yang kredibel dan kerangka kerja yang didukung sains untuk memastikan bahwa mereka maju menuju target pengurangan metana, mendukung tujuan Perjanjian Paris dan Ikrar Metana Global - komitmen lebih dari 150 negara untuk mengurangi emisi metana global hingga 30 persen pada tahun 2030.

Kepala Keuangan, Cairn Oil & Gas, Vedanta Ltd, Hitesh Vaid, mengatakan, strategi environmental, social, and governance (ESG) multi-aspek yang dikembangkan pihaknya mencakup integrasi energi terbarukan, pemanfaatan dan penyimpanan penangkapan karbon (CCUS), proyek-proyek limbah menjadi energi yang mengadopsi teknologi rendah karbon, dan solusi karbon berbasis alam yang luas.

"Dengan keanggotaan OGMP 2.0, kami tidak hanya bertujuan untuk mengurangi emisi metana dan menjadi Nol Bersih pada tahun 2030, tetapi juga mendorong transformasi industri yang lebih luas menuju praktik energi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Vaid sambil menambahkan awal tahun ini saja, Cairn telah mengumumkan percepatan komitmen nol bersihnya untuk Tahun 2030.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya