Berita

Forum Diskusi Tiga Poros Daerah (Jawa tengah, Banten dan Sumut)/Ist

Bisnis

Jajaran Baru Pertamina Diyakini Mampu Capai Swasembada Energi

RABU, 06 NOVEMBER 2024 | 20:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di sela- sela acara Forum Diskusi Tiga Poros Daerah (Jawa tengah, Banten dan Sumut) yang diadakan di kawasan Bintaro Jakarta selatan, beberapa waktu lalu, Ketua TKN Golf Poros Pemenangan Sumatera Utara menyampaikan apresiasinya atas pelantikan Simon Aloysius Mantiri menjadi Dirut Pertamina (Persero) baru.

“Saya optimis beliau beserta jajaran komisaris dan direksi yang baru mampu menerjemahkan dan mengeksekusi target swasembada energi yang  disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tegas Turman Simanjuntak dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 6 November 2024.

“Salah satunya, dengan menerapkan strategi enhanced oil recovery (EOR) agar dapat mengejar target produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD) di tahun 2029-2030 nanti,” tambahnya.


Hingga 17 Agustus 2024 ini saja penerimaan negara bukan pajak dari Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas sudah mencapai Rp1.725 miliar. 

“Sektor migas merupakan salah satu penggerak perekonomian Indonesia karena memiliki efek pengganda (multiplier) cukup signifikan di dalam sistem perekonomian Indonesia,” jelasnya.

Ketua TKN Golf Poros Pemenangan Banten, Sulaiman Haikal melihat ada potensi pengurus Pertamina sekarang bisa menjadi the dream team. 

Sebabnya, direktur utama yang memiliki background di bidang energi, didampingi oleh para komisaris berlatar belakang hukum dan penindakan. 

“Akan menjadi sinergi kinerja yang optimal karena dibarengi dengan pengawasan yang utuh agar tercipta tata kelola perusahaan yang baik,” ucap Sulaiman.

Sementara itu, Ketua TKN Golf Poros Pemenangan Jawa Tengah, Ahmad Kailani, menilai bahwa tugas Pertamina tidaklah ringan. Selain harus ikut berkontribusi dalam program swasembada energi seperti yang dicanangkan Presiden Prabowo, juga adanya potensi kerawanan supply akibat konflik Rusia-Ukraina dan Timur Tengah. 

"Terganggunya jalur supply akan berakibat harga minyak melonjak, dan ini akan menguras kocek Pertamina," jelas Kailani. 

"Sehingga terganggunya jalur supply akibat konflik menjadi tantangan Pertamina yang tidak kecil," tambah dia.

"Namun saya berharap di bawah "komando" Pak Simon dan Pak Iwan. Pertamina akan menjadi leader dalam swasembada energi," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya