Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jelang Musim Liburan, Penjualan Barang Natal di AS Lesu

RABU, 06 NOVEMBER 2024 | 15:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Natal tahun ini tidak terlalu membawa kabar yang menggembirakan bagi para pengusaha ritel di Amerika Serikat (AS).

Data impor terbaru menunjukkan,  pengecer besar termasuk Walmart menjual lebih sedikit barang-barang kebutuhan Natal menjelang musim liburan yang diperkirakan biasa-biasa saja.

Dikutip dari Reuters, Rabu 6 November 2024, pengecer terbesar di dunia itu telah memangkas impor Natal secara signifikan, mengirimkan sedikitnya 340.000 kilogram produk yang digambarkan sebagai barang "Natal" ke AS dalam 12 bulan yang berakhir pada 30 September 2024.


Data impor menunjukkan pengecer mengirim produk hampir tiga kali lebih banyak, setidaknya 980.000 kilogram, dalam 12 bulan sebelumnya hingga 30 September 2023. Dalam 12 bulan yang sama di tahun 2022, Walmart mengimpor lebih dari 1,9 juta kilogram produk Natal, mulai dari hiasan rusa kutub hingga boneka Grinch.

"Data bill of lading hanya menggambarkan sebagian gambaran dari apa yang kami dapatkan karena pengecualian data dari pasar, merek nasional, dan data importir domestik untuk merek swasta, antara lain," kata seorang juru bicara Walmart.

Investor Walmart Sizemore Capital Management mengatakan Walmart secara rutin meneliti data tentang pola belanja pembeli, termasuk data kartu kredit. 

"Mereka telah melakukan penelitian terhadap konsumen mereka. Dan apa yang mereka simpulkan adalah bahwa musim liburan tidak akan sekuat itu," kata Charles Sizemore, kepala investasi di perusahaan tersebut.

Ia menambahkan, meskipun data impor produk liburan tidak menghitung barang elektronik, pakaian, atau barang dagangan umum lainnya, apa yang ditunjukkannya cukup jelas.

"Jika Walmart memesan lebih sedikit, mereka memperkirakan penjualan akan lesu," ujarnya.

Wakil ketua dan mantan CEO Hudson's Bay, Gerald Storch mengatakan para pengecer memperkirakan peningkatan penjualan yang lebih kecil pada liburan ini dibandingkan tahun lalu.

"Konsumen kewalahan karena uang yang tersisa untuk pembelian yang tidak penting semakin sedikit," katanya. 

Federasi Ritel Nasional AS, yang diketuai oleh eksekutif puncak Walmart AS, John Furner, mengatakan pada bulan Oktober bahwa belanja liburan dalam dua bulan terakhir tahun ini diperkirakan hanya tumbuh sebesar 2,5-3,5 persen dibandingkan tahun lalu, tingkat pertumbuhan paling lambat sejak tahun 2018 ketika penjualan liburan naik sebesar 1,8 persen.

Pengecer AS juga diperkirakan akan mempekerjakan lebih sedikit pekerja musiman selama bulan-bulan liburan dibandingkan tahun lalu.

Craig Johnson, presiden konsultan ritel Customer Growth Partners, mengatakan sulit untuk menarik kesimpulan dari data impor barang dagangan liburan. 

"Lebih sedikit impor dekorasi dan mainan Natal tidak selalu berarti musim sepi," kata Johnson. 

Ia memperkirakan penjualan liburan AS akan naik 4 persen tahun ini, lebih lambat dari pertumbuhan penjualan tahun lalu sebesar 4,1 persen.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya