Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Timses Desak Trump Umumkan Kemenangan Lebih Awal

RABU, 06 NOVEMBER 2024 | 14:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menurut sumber terdekat Partai Republik, Donald Trump telah diminta oleh beberapa penasihat di tim kampanyenya untuk mengumumkan kemenangan lebih awal jika ia cukup unggul dari Kamala Harris pada Rabu, 6 November 2024.

Trump dinilai tidak banyak rugi jika mengklaim kemenangan terlebih jika ia memiliki keunggulan beberapa ratus ribu suara di Pennsylvania atau jika lembaga survei internalnya menganggap kemenangan itu masuk akal.

Sementara itu, sekutu terdekat Trump, termasuk mantan ahli strategi Gedung Putih Steven Bannon melarang Trump melakukan itu karena jika persaingan semakin ketat maka deklarasi kemenangan bisa membuatnya terlihat bodoh.


Pada hari-hari terakhir kampanye, Trump dan tim kampanyenya telah menunjukkan rasa percaya diri. Hal itu telah meningkatkan harapan di antara para pendukungnya bahwa ia akan menang, yang menjadi dasar untuk mengklaim bahwa pemilihan umum telah dicuri jika ia kalah dan Harris menduduki Gedung Putih.

Tim kampanye Trump secara kolektif mengabaikan prospek mantan presiden itu mengumumkan dirinya sebagai pemenang sebelum waktunya, karena tidak ingin kejadian terulang seperti pemilu 2020 lalu.

Jika saat ini Trump mengumumkan kemenangan sebelum waktunya, kemungkinan tidak akan membawa unsur kejutan seperti empat tahun lalu. Tim kampanye Harris mengatakan mereka bersiap menghadapi kemungkinan Trump melakukan aksi seperti itu lagi.

Kandidat Partai Republik itu kali ini lebih sedikit bicara tentang apa yang akan dilakukannya pada malam pemilihan, kata orang-orang, berbeda dengan rencananya dalam pemilihan umum 2020 ketika ia memberi tahu teman-teman dan sekutunya tentang niatnya untuk mengumumkan kemenangan terlepas dari hasilnya.

Trump menghindari pertanyaan tentang niatnya saat memberikan suaranya sendiri pada hari Selasa, 5 November 2024.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dalam hal mengumumkan kemenangan," kata Trump, seperti dimuat The Guardian.

Trump akan menyaksikan hasil pemilu diumumkan di resor Mar-a-Lago bersama para anggota partai, donatur, dan teman serta keluarga lainnya, sementara pesta pengawasan kampanye resmi diadakan di pusat konvensi di West Palm Beach, Florida.

Apakah Trump akan menggandakan klaim kemenangan di pesta pusat konvensi itu masih belum jelas.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya