Berita

Tiga terduga teroris yang diamankan Densus 88/Ist

Presisi

Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris Anshor Daulah Jateng

RABU, 06 NOVEMBER 2024 | 07:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terduga teroris kelompok Anshor Daulah wilayah Jawa Tengah (Jateng) pada Senin, 4 November 2024.

Tiga terduga teroris tersebut masing-masing berinisial BI ditangkap di Kabupaten Kudus, ST di Kabupaten Demak, dan SQ di Kabupaten Karanganyar.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, tiga terduga teroris tersebut memiliki peran berbeda-beda.


“Organisasi ini telah dinyatakan sebagai kelompok terlarang oleh pengadilan," kata Trunoyudo melalui keterangan resminya yang dikutip redaksi, Rabu, 5 November 2024.

Trunoyudo mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak terpengaruh oleh paham-paham radikal yang disebarkan kelompok-kelompok seperti Anshor Daulah.

Trunoyudo mengatakan, ketiganya diketahui memiliki rencana untuk melakukan aksi teror, serta menyebarkan narasi provokasi dan propaganda serta kekerasan di media sosial untuk melakukan aksi teror.

Kelompok Anshor Daulah diketahui sebagai organisasi yang berafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), yang bertujuan menyebarkan paham ekstremisme dan radikalisme di masyarakat.

Selain ketiga terduga teroris, Densus 88 turut menyita sejumlah barang bukti, diantaranya 20 senjata tajam, yang terdiri dari 9 pisau dan 11 parang, satu busur panah beserta tujuh anak panah, serta 30 buku yang mengandung ajaran radikalisme. 

Adapun barang bukti lain termasuk satu tablet, dua unit telepon genggam, dan tiga spanduk bertuliskan narasi provokatif.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya