Berita

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat Rakornas Dukcapil II di Mataram, Nusa Tenggara Barat/Ist

Politik

Rakornas II, Ditjen Dukcapil Fokus Akurasi Data Jelang Pilkada

SELASA, 05 NOVEMBER 2024 | 21:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Akurasi data kependudukan menjadi fokus yang dibahas Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil II 2024 di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Rakornas ini berlangsung selama tiga hari dimulai Senin, 4 November 2024 dan akan berakhir pada Rabu, 6 November 2024 dalam rangka memperkuat kolaborasi dan inovasi layanan administrasi kependudukan.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, Rakornas II tahun ini sejalan dengan visi pemerintahan baru menuju Indonesia Emas 2045 untuk memastikan keakuratan data kependudukan guna mendukung pembangunan nasional dan layanan publik inklusif.


Rakornas menitikberatkan pentingnya data kependudukan yang akurat sebagai basis Daftar Pemilih Potensial Pemilihan (DP4) dalam Pilkada Serentak 2024 pada 27 November 2024.

“Akurasi data sangat krusial dalam memastikan partisipasi warga dalam Pilkada, dan data yang valid dan akurat penting dalam percepatan transformasi digital," kata Tito dalam keterangannya, Selasa, 5 November 2024.

Tito menargetkan DP4 diperbarui secara berkala agar siap digunakan dalam Pilkada Serentak 2024.

"Ini sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai Indonesia yang lebih digital, inklusif, dan akurat,” ujar Tito.

Menteri Tito menambahkan, digitalisasi adalah faktor kunci dalam mengatasi tantangan global dan domestik, mulai dari perubahan iklim, konflik geopolitik, dan bonus demografi.

Rakornas II Dukcapil dihadiri 1.066 peserta, terdiri dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Pejabat Administrator yang menangani Pemanfaatan Data Kependudukan Kabupaten/Kota.

Rakornas juga diikuti peserta secara daring oleh dengan kapasitas hingga 1.000 partisipan, serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube, Instagram, dan Tiktok resmi Ditjen Dukcapil.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya