Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Menguat Tergantung Pilpres AS dan Kebijakan The Fed

SENIN, 04 NOVEMBER 2024 | 19:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Faktor eksternal mempengaruhi penguatan rupiah terhadap dolar AS. Salah satunya, pemilihan Presiden AS dan kebijakan The Fed terhadap suku bunga.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Bidang Ekonomi Digital, Nailul Huda menyikapi masa depan rupiah terhadap dolar.

"Saya rasa ke depan akan sangat tergantung dari pemilihan presiden US dan juga kebijakan The Fed," kata Nailul Huda kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin, 4 November 2024.


Nailul Huda mengatakan jika pelemahan rupiah ditanggapi positif oleh investor di AS, maka dolar akan semakin menguat terhadap rupiah.

"Nilai tukar rupiah akan tetap turun," tutupnya.

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan pada hari ini. Kurs yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah sebanyak 49 poin atau 0,31 persen menjadi Rp15.781 per dolar AS, dibandingkan dengan posisi sebelumnya yang berada di Rp15.732 per dolar AS.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya