Berita

Massa aksi Reuni 411 dari kalangan emak-emak di Air Mancur Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 4 November 2024/RMOL

Politik

Dipenuhi Emak-emak, Ini Tuntutan Massa Aksi Reuni 411

SENIN, 04 NOVEMBER 2024 | 15:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi Reuni 411 dari Front Persaudaraan Islam (FPI) akhirnya jadi digelar di kawasan Air Mancur Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 4 November 2024.

Pantauan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL di lokasi, ratusan massa aksi akhirnya menyambangi kawasan Patung Kuda sekitar pukul 14.50 WIB. 

Awalnya, sejak pukul 13.20 WIB mulai datang kalangan Emak-emak mengenakan pakaian kaos lengan panjang warna putih, dipadu dengan kerudung biru muda. 


Namun, sekitar sejam berlalu massa aksi makin ramai berdatangan ke depan Patung Kuda, dan membawa satu mobil komando serta dua unit ambulans. 

Ketika rombongan emak-emak dengan jumlah banyak memulai aksinya, diteriakan sejumlah tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto. 

Salah satu isinya, menuntut keadilan hukum untuk menindak Presiden ketujuh RI Joko Widodo. 

"Yang terhormat bapak Presiden Prabowo segera adili Jokowi, jangan Jokowi ini enak-enakan di rumah menikmati asetnya," ujar salah seorang emak-emak ketus. 

Tak cuma itu, para massa aksi juga membuat nyanyian yang isinya menyindir Jokowi dan juga keluarganya. Dimana, pada bulan Oktober 2024 lalu marak diperbincangkan publik soal akun Kaskus bernama Fufufafa. 

Akun Fufufafa diduga milik Wakil Presiden terpilih 2024 Gibran Rakabuming Raka, saat masih belum menjadi Walikota Solo. Akan terapi, akun itu menjadi kontroversial karena isinya meluat ujaran kebencian kepada Prabowo. 

Karena itu, dalam aksi Reuni 411 disampaikan tuntutan agar Prabowo mengadili Jokowi dan keluarganya karena diduga melanggar hukum. 

" Adili Jokowi, tangkap Fufufafa," demikian teriak para massa aksi sembari bershalawat.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya