Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Mayoritas Mata Uang Asing Dibuka Cerah, Rupiah Malah Tertekan ke Rp15.758

SENIN, 04 NOVEMBER 2024 | 10:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang Rupiah dibuka ke Rp15.758 per Dolar AS pada perdagangan Senin 4 November 2024 pagi ini.

Mata uang Garuda itu turun 26,5 poin, atau minus 0,17 persen di awal pekan November ini.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia lainnya terpantau kompak hijau hari ini. Yen Jepang tercatat menguat 0,77 persen, Baht Thailand melesat 0,47 persen, Yuan China tumbuh 0,22 persen, dan Peso Filipina ikut menguat 0,38 persen.


Selanjutnya Won Korea Selatan meroket 0,48 persen, disusul Dolar Singapura yang juga menguat 0,46 persen, serta Dolar Hong Kong yang naik tipis 0,02 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Di sisi lain mayoritas mata uang negara maju mata ikut berada di zona hijau. Euro Eropa menguat 0,50 persen, Poundsterling Inggris tumbuh 0,39 persen, dan Franc Swiss meroket 0,51 persen.

Selanjutnya, Dolar Australia menguat 0,67 persen, dan dolar Kanada ikut melesat 0,31 persen pada perdagangan hari ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya