Berita

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Prof Dr Budi Santoso/Istimewa

Politik

Pemerataan Layanan Kesehatan Tantangan Besar di Era Prabowo

MINGGU, 03 NOVEMBER 2024 | 23:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dihadapkan dengan berbagai isu krusial dalam bidang kesehatan yang membutuhkan perhatian segera. 

Beberapa tantangan utama tersebut terutama dalam hal distribusi tenaga kesehatan dan kualitas layanan di daerah terpencil.

Dipaparkan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Profesor Dr Budi Santoso, distribusi tenaga kesehatan belum merata, terutama di wilayah pedalaman. Kurangnya tenaga kesehatan yang layak di desa-desa tidak hanya disebabkan oleh distribusi yang tidak merata tetapi juga dipengaruhi berbagai faktor.


"Antara lain gaji dan tunjangan yang rendah, fasilitas dan infrastruktur kesehatan yang minim di desa-desa, juga kurangnya peluang pengembangan diri bagi tenaga kesehatan di daerah terpencil," kata Prof Budi saat menjadi narasumber Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cinta yang disiarkan lewat YouTube, Minggu, 3 November 2024.

Selain itu, Budi juga menyoroti pentingnya penguatan BPJS Kesehatan untuk keberlanjutan layanan kesehatan universal. Saat ini, BPJS Kesehatan masih menghadapi defisit anggaran dan rendahnya tingkat kepatuhan iuran. 

"Pemerintah perlu memperbesar anggaran untuk menutupi kebutuhan sektor kesehatan yang semakin kompleks," jelasnya, seraya membandingkan anggaran kesehatan Indonesia yang relatif rendah dibandingkan negara-negara lain.

Isu penanganan penyakit menular, seperti tuberkulosis (TBC) dan HIV, juga menjadi perhatian khusus. Budi mengingatkan bahwa penyakit-penyakit ini perlu ditangani dengan lebih baik melalui peningkatan deteksi dini dan edukasi masyarakat.

Penggunaan teknologi untuk layanan kesehatan digital juga dinilai penting untuk memperluas akses kesehatan di daerah terpencil. Infrastruktur teknologi kesehatan harus diperkuat agar lebih banyak masyarakat dapat menikmati layanan medis dari jarak jauh.

"Kondisi geografis dan ekonomi mengakibatkan tidak meratanya layanan kesehatan di daerah pedalaman dan terpencil Indonesia," pungkasnya.

Pemerintah diharapkan dapat mengatasi tantangan-tantangan tersebut dengan memperbesar anggaran kesehatan, terutama untuk pengembangan infrastruktur dan insentif bagi tenaga medis di daerah pedalaman.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya