Berita

Elon Musk/Net

Dunia

Jelang Pilpres, Elon Musk Berusaha Kaitkan Kamala Harris dengan P Diddy

MINGGU, 03 NOVEMBER 2024 | 14:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Miliarder pemilik Tesla dan SpaceX, Elon Musk kembali viral karena cuitannya tentang calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris.

Dalam cuitannya pada Sabtu sore, 2 November 2024, Musk menuduh Harris menerima dukungan dari selebriti yang tersandung kasus baru-baru ini, P Diddy.

"Tidak ada dukungan 'selebriti' dari pesta Diddy yang dapat menyelamatkan Kamala," cuit Musk, seperti dimuat Hot New HipHop.


Pernyataan Musk muncul setelah Harris belakangan menerima dukungan dari Cardi B, kemudian juga dari Beyonce, Usher, Lizzo yang digosipkan memiliki hubungan erat dengan P Diddy.

P Diddy ditangkap atas tuduhan dugaan perdagangan seks dan pemerasan, bulan lalu.

Jaksa menuduhnya menyelenggarakan freak off party di mana Diddy diduga menggunakan kekerasan dan intimidasi untuk membuat korban melakukan tindakan seks yang rumit. Ia berulang kali membantah semua tuduhan tersebut.

Sementara Musk, telah menjadi pendukung garis keras calon presiden Partai Republik, Donald Trump. Dia menghadiri kampanye besar Trump di Butler, Pennsylvania, tempat mantan presiden AS itu pernah menjadi sasaran tembak dan mengeluarkan jutaan dolar untuk kemenenangan Trump.

Bahkan sebelum itu, Musk menghadapi banyak reaksi keras atas tanggapannya terhadap Taylor Swift yang mendukung Kamala Harris.

Musk mengomentari cuitan wakil Trump,  J.D. Vance tentang wanita kucing tanpa anak, pemilik X itu menulis: "Baiklah Taylor, kamu menang, saya akan memberimu anak dan menjaga kucing-kucingmu dengan nyawaku."

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya