Berita

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono di Tambirejo Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu, 2 November 2024/RMOLJateng

Nusantara

Sudaryono Janji Benahi Tata Kelola Penyaluran Pupuk Buat Petani

MINGGU, 03 NOVEMBER 2024 | 05:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perbaikan tata kelola penyaluran pupuk terus diupayakan pemerintah mengingat permasalahan pupuk ini masih menjadi kendala nasional. 

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat menyalurkan sejumlah bantuan kepada para petani di Tambirejo Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu, 2 November 2024.
 
"Kita ingin penyelenggaraan pupuk ini bisa sesederhana mungkin, sesimpel mungkin, yang penting proses pengawasannya jelas," ucap Sudaryono dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Ia mengatakan sebagian besar penyaluran pupuk sudah sesuai dengan regulasi, tapi selalu ada kondisi laporan dimana pupuk itu tidak tersalurkan dengan baik.

"Kita terus berusaha untuk ke depan peraturan dibikin simpel, agar mempermudah petani mendapatkan pupuk bersubsidi," imbuhnya. 

Lanjut politisi Gerindra tersebut, secara jumlah, pupuk sudah tersedia, tinggal menyesuaikan dengan masing-masing kelompok untuk kemudian disalurkan. 

Masalah pupuk, sambung dia, bakal ditangani Kementerian Pertanian secara langsung. Hal itu, guna mewujudkan swasembada pangan yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto. 

"Selama ini, (dalam penanganannya) memang lintas kementerian. Jadi untuk koordinasi menjadi agak sulit," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, alokasi bantuan alat pertanian tak hanya khusus di Grobogan, namun beberapa daerah lain juga mendapatkan bantuan serupa, terutama wilayah sentra pertanian. 

"Grobogan ini menjadi nomor satu di Jawa Tengah dan Indonesia jadi kan istimewa. Terlebih di sini tanah kelahiran saya, jadi agak sentimentil juga lah ya," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya