Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR Ahmad Heryawan bersama tim dalam foto bersama usai pertemuan Kunsfik Komisi I di Kodam III/Siliwangi, Bandung, Jawa Barat/Parlemetaria

Politik

Pastikan Keamanan Pilkada

Komisi I DPR Sambangi Markas Siliwangi dan Binda Jabar

MINGGU, 03 NOVEMBER 2024 | 04:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Komisi I DPR melakukan kunjungan kerja spesifik (kunsfik) ke Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi dan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Barat (Jabar) di Bandung, beberapa waktu lalu. 

Dalam kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR Ahmad Heryawan ini, Komisi I ingin memastikan kesiapan kedua lembaga tersebut dalam rangka menciptakan situasi kondusif di wilayah Jawa Barat menjelang Pilkada Serentak 2024.
 
“Maksud dan tujuan kunspek Komisi I DPR RI ke Kodam III/Siliwangi dan Binda Jabar adalah dalam rangka meninjau kesiapan Kodam III/Siliwangi dan Binda Jawa Barat dalam menciptakan kondisi wilayah yang tangguh terhadap berbagai kerawanan dan potensi ancaman, termasuk pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Provinsi Jawa Barat,” ucap Aher akrab disapa dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu, 2 November 2024.
 

 
Dalam kaitan pengamanan Pilkada Serentak 2024, TNI berperan mendukung proses penyelenggaraan agar berjalan aman. BIN sebagai badan intelijen memiliki peran strategis dalam deteksi dini, pencegahan, dan pengumpulan informasi mengenai potensi gangguan keamanan selama masa Pilkada. 

BIN juga berkomitmen untuk menjaga agar Pilkada berlangsung aman, damai, dan demokratis.
 
Aher mengutip data Bawaslu mengatakan bahwa Jawa Barat berada di urutan keempat dalam daftar daerah yang memiliki kerawanan pemilu.
 
“Menurut Bawaslu, Jawa Barat berada dalam urutan keempat (tingkat kerawanan pemilu). Adapun isu kerawanan pemilu yang menjadi perhatian strategis kami dan Bawaslu antara lain jumlah partai politik peserta pemilu, netralitas penyelenggara pemilu, polarisasi masyarakat, penggunaan media sosial dalam kontestasi politik, dan pemenuhan hak memilih bagi perempuan dan kelompok rentan,” bebernya.
 
Tim Kunsfik Komisi I DPR RI menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat kesiapan Kodam III/Siliwangi Jawa Barat dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024. Kodam III/Siliwangi diharapkan meningkatkan operasi pengamanan dengan menambah personel hingga ke lapisan masyarakat. 

Kodam III/Siliwangi juga diminta untuk bekerja sama dengan para pemangku kepentingan dalam menyiapkan langkah antisipatif untuk meminimalisir potensi kerawanan pada tiap tahap Pilkada. Kodam III/Siliwangi juga diharapkan mendukung tugas pokok TNI dalam memberikan solusi bencana alam, terutama dengan bekerja sama dengan BNPB.
 
Sementara, Binda Jawa Barat diminta untuk memetakan tingkat kerawanan wilayah dalam Pilkada Serentak, berkoordinasi dengan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan, serta menjalin komunikasi dengan stakeholders guna mempersiapkan langkah deteksi dan pencegahan dini. 

Selain itu, Binda juga diharapkan menggiatkan upaya reintegrasi sosial serta deradikalisasi terhadap kelompok radikal, serta memitigasi penyebaran hoaks yang berpotensi memicu konflik selama Pilkada.
 
“Selanjutnya, rekomendasi-rekomendasi tersebut akan menjadi bahan Komisi I DPR RI dalam rapat kerja Komisi I DPR RI dengan Menhan RI, Panglima TNI, dan Kepala BIN,” tutup Legislator Dapil Jabar II tersebut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya