Berita

Presiden Prabowo Subianto di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 November 2024/RMOL

Politik

Prabowo Instruksikan GSN Bikin Gerakan Nyata Bantu Rakyat

MINGGU, 03 NOVEMBER 2024 | 01:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto berharap Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang baru saja dideklarasikan dapat bergerak secara nyata membantu masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat hadir dan memberikan kata sambutan di acara deklarasi GSN, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 November 2024.

"Jangan terlalu banyak acara-acara, apa ya, mungkin acara seperti ini (deklarasi) sekali lima tahun saja," ujar Prabowo di hadapan tamu undangan GSN yang notabene relawan-relawan, serta jajaran Anggota Kabinet Merah Putih yang turut hadir.


Prabowo memandang, saat ini masyarakat Indonesia membutuhkan kontribusi nyata dari pemerintahan, usai pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 menghasilkan presiden dan wakil presiden, serta wakil-wakil rakyat di parlemen.

Dia meyakini, kehadiran GSN mampu membantu kerja-kerja pemerintahan untuk menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia.

Pasalnya, Ketua Umum Partai Gerindra itu mendapati GSN telah melakukan kerja-kerja sosial sebelum acara deklarasi dilakukan pada hari ini.

"Saya tahu dan monitor. Kalau tidak salah sudah memberikan pakaian untuk 10 ribu anak-anak. 10 ribu anak itu kelihatan banyak, tapi masih kurang," ungkapnya.

Lebih lanjut, Prabowo menilai kerja-kerja sosial seperti yang sudah dilakukan GSN itu harus berkesinambungan, atau tidak cukup hanya satu kali dilakukan.

"Jadi ini riil, saya minta saudara-saudara bergerak. Yang bisa Rp100 ribu, Rp100 ribu. Yang bisa Rp500 ribu berarti (menanggung) lima anak. Jadi saudara-saudara jangan terlalu banyak kita seminar, omon-omon, sekarang aksi, aksi, aksi," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya