Berita

Jajaran Menteri Kabinet Merah Putih menghibur acara deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional/RMOL

Politik

Prabowo Spontan Minta Wiranto hingga Dudung Nyanyi Hibur Simpatisan

SABTU, 02 NOVEMBER 2024 | 22:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ada momen menarik pada acara deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu sore, 2 November 2024.

Hal menarik dalam acara tersebut bukan hanya karena Presiden hadir bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tetapi, ada kegiatan spontan yang terjadi.

Prabowo tiba-tiba menanyakan kepada pihak panitia, apakah ada acara hiburan berupa band untuk memeriahkan kegiatan.


"Ini ada band gak ya? Kalian lebih suka dengar saya pidato atau mendengar tokoh-tokoh nasional nyanyi? Milih mana?" tanya Prabowo disambut gelak tawa para hadirin.

Spontan, Prabowo meminta sejumlah tokoh yang hadir untuk bernyanyi, untuk menghibur para simpatisan Prabowo-Gibran.

"Aku minta rekan-rekan ada Kabinet Merah Putih yang pintar nyanyi. Ada, di sini ada beberapa jenderal yang hebat nyanyinya," ujar Prabowo.

"Pak Wiranto sama Pak Dudung ini jago nyanyi. Saya minta Pak Wiranto sama Pak Dudung bersediakah Anda menghibur rakyat sekali-kali ya?" sambungnya.

Tak cuma dua jenderal TNI itu yang dipanggil, ternyata Prabowo juga memanggil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk ikut bernyanyi.

"Siapa lagi? Generasi penerus, yang muda-muda lah. AHY mana? AHY nyanyi," ucap Ketua Umum Partai Gerindra.

Lebih lanjut, Prabowo akhirnya mempersilahkan para tokoh itu untuk bernyanyi di atas panggung.

"Ya jadi saya akhiri pidato saya. Kalau mereka jelek (nyanyinya) boleh saudara tidak tepuk tangan, tapi kalau bagus saudara boleh tepuk tangan yang kuat. Setuju? Terima kasih. Mainkan!" tambahnya. 

Setelah itu, Prabowo meninggalkan panggung dan para tokoh seperti Wiranto hingga Dudung naik ke atas panggung.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya