Berita

Google/Net

Bisnis

Google Bawa Chatbot Gemini ke Aplikasi Maps

JUMAT, 01 NOVEMBER 2024 | 14:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Google telah mulai menerapkan serangkaian fitur yang menggabungkan Gemini, chatbot kecerdasan buatannya, ke dalam rangkaian aplikasi pemetaannya, Maps.

Miriam Daniel, wakil presiden yang bertanggung jawab atas pengalaman konsumen untuk Google Maps mengatakan hadirnya Gemini di Maps akan membawa pengalaman baru bago pengguna Maps.

"Gemini dapat lebih memahami konteks seperti waktu atau musim," kata Daniel, seperti dikutip dari Reuters, Jumat 1 November 2024.


"Bukan hanya 'Apa yang dekat dengan saya?' Tetapi sebenarnya 'Apa yang bisa saya lakukan malam ini?'" katanya.

Mirip dengan AI Overviews, ringkasan yang dihasilkan AI di alat pencarian Google, hasil baru di Maps tidak akan menggantikan daftar lokasi yang ada, melainkan akan ditampilkan di atas atau di bawahnya.

Pengguna juga dapat mengajukan pertanyaan kepada Gemini tentang tempat tertentu dan perangkat lunak akan menganalisis ulasan pengguna yang ada untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Dalam pengumumannya Google juga mengungkapkan kemampuan AI baru di perangkat lain seperti Google Earth dan aplikasi navigasi kendaraan Waze.

Mereka termasuk chatbot untuk membantu pengembang dan perencana kota menganalisis peta dan data geografis lebih cepat, dan fitur di Waze yang memungkinkan pengemudi melaporkan insiden jalan melalui suara.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya