Berita

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Romi Yudianto/Ist

Politik

Program Makan Siang Gratis Griya Warada Banten, Inovasi Kemenkumham Peduli Sesama

KAMIS, 31 OKTOBER 2024 | 18:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Banten hadir memberikan kepedulian dengan menyediakan makan siang gratis bagi masyarakat kurang mampu melalui Yayasan Griya Warada Banten.  
 
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Romi Yudianto menyampaikan, Yayasan Griya Warada Banten akan memberikan Program Makan Bergizi yang dilaksanakan setiap hari Senin sampai Jumat dimulai pukul 12.00 WIB. 

"Program ini diperuntukkan bagi warga sekitar serta masyarakat lainnya yang membutuhkan secara gratis," ujar Romi dalam keterangannya, Kamis, 31 Oktober 2024.
 

 
Yayasan Griya Warada Banten yang memiliki arti Rumah Kasih Sayang didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU 0016138 AH.01.04 Tahun 2024 tentang Pengesahan Berdirinya Yayasan Griya Warada Banten yang berkedudukan di Kota Serang sesuai dengan Akta Notaris Nomor 06, tanggal 8 Oktober 2024. 
 
Selain Program Makan Bergizi Gratis yang jadi unggulan, Yayasan Griya Warada Banten akan memiliki program seperti bantuan sosial, pendidikan, kursus berbahasa asing, dan lainnya.  
 
Romi berharap melalui program ini dapat terbangun sinergitas kepedulian dari Instansi Pemerintah dengan klien pemasyarakatan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak.  
 
Sementara Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Banten Jalu Yuswa Panjang  menyebutkan Griya Warada Banten dalam melaksanakan program pemberian makan siang gratis berkolaborasi dengan Griya Abhipraya Jawara Balai Pemasyarakatan Kelas I Serang.  
 
“Bersama dengan Griya Abhipraya Jawara milik Bapas Serang, kita berkolaborasi dengan melakukan pemberdayaan klien pemasyarakatan sebagai juru masak,” pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya