Berita

Anggota Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Al Kadrie terkejut hanya ada gambar Presiden Prabowo Subianto di dokumen Menteri PKP Maruarar SIrait/RMOL

Politik

Rapat Dengan Menteri PKP, Komisi V DPR RI Pertanyakan Gambar Gibran

SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 20:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam rapat Komisi V DPR RI bersama mitra kementerian, anggota Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Al Kadrie terkejut dengan dokumen yang disodorkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Semula, Syarief Abdullah Al Kadrie mengingatkan bahwa menteri yang menjadi mitra parlemen merupakan bagian dari Kabinet Merah Putih dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Saya cuma nyela sedikit aja supaya ikut mengingatkan aja. Karena kalau saya lihat apa yang disampaikan Pak Ara ini semua cover ini kan semuanya memuat pesan,” kata Syarief dalam rapat kerja bersama Menteri PKP Maruarar Sirait di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 29 Oktober 2024.


Kemudian dia mengaku terkejut tidak adanya wajah Wakil Presiden GIbran Rakabuming Raka dalam lembaran presentasi Maruarar Sirait itu, lantas ia menanyakan langsung kepada elite Partai Gerindra itu. 

“Cuma apakah ini, karena ini kan kita di bawah kepemimpinan nasional di bawah Kabinet Merah Putih, kok fotonya cuma presiden? Harusnya kan presiden dan wakil presiden. Tapi apakah itu ya ndak ada masalah,” tanyanya.

Ia berharap tidak adanya foto Gibran mendampingi Prabowo, tidak akan menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

“Cuma kan jangan sampai jadi persoalan, ya sekarang ini menjadi masalah kecil. Makasih Pak saya cuma mengingatkan saja. Dokumen lain enggak ada presiden dan wapresnya enggak masalah pak,” ujarnya.

Lalu, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menanggapinya dengan candaan kepada legislator dari Fraksi Nasdem itu.

“Saya mau menanggapi Pak Syarif ini politik itu kalau tidak menggelitik enggak asik. cukup sampai situ saja,” tutupnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya