Berita

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja/Istimewa

Bawaslu

Bawaslu Minta Anak Muda Ikut Awasi Netralitas Kades di Pilkada 2024

SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 19:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengajak kelompok muda untuk berpartisipasi aktif memelototi netralitas Kepala Desa dan aparaturnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan, salah satu aspek kerawanan yang masuk kategori tinggi pada Pilkada Serentak 2024 adalah netralitas kepala desa dan aparaturnya. 

Bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Senin, 28 Oktober 2024, dirinya merasa penting untuk mengajak kelompok muda berpartisipasi aktif mengawasi jalannya Pilkada Serentak 2024.


Menurut Bagja, pelibatan aktif generasi muda Indonesia, merupakan salah satu ujung tombak dalam menciptakan Pilkada yang bersih, jujur dan adil. 

"Kami mengingatkan para pemuda juga, agar pengawasan netralitas Kepala Desa menjadi penting," kata Bagja kepada wartawan, di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 29 Oktober 2024.

Selain itu, Anggota Bawaslu RI dua periode itu mengungkapkan langkah pencegahan pelanggaran netralitas Kepala Desa dan aparaturnya. Yakni, dengan mengirimkan surat imbauan kepada jajaran pemerintahan desa. 

"Surat imbauan pencegahan pelanggaran netralitas Kepala Desa, ataupun sebutan lain, atau lurah, dan perangkat desa, ataupun sebutan lain, sudah dikirim," paparnya.

"Sehingga, agenda demokrasi elektoral tingkat lokal yang saat ini sedang berlangsung dapat terlaksana secara kompetitif, jujur, adil, dan demokratis," pungkas Bagja.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya