Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Kota Ngawi, pada Senin 28 Oktober 2024/Ist

Politik

Jelang Pilkada Serentak 2024

Hasto Tancap Gas Pimpin Safari Politik di Jatim

SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 01:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto melakukan safari politik dan konsolidasi partai dalam rangka pemenangan pilkada serentak 2024 di wilayah Ngawi, Bojonegoro, dan Tuban, Jawa Timur (Jatim). 

Hasto mengatakan bahwa bagi PDIP, pilkada di Jawa Timur adalah sebuah perwujudan semangat perjuangan yang berbasis pada rekam jejak Ir.Soekarno, bapak bangsa dan proklamator RI.

Hasto hadir di lokasi konsolidasi di Kota Ngawi, pada Senin 28 Oktober 2024, didampingi Ketua DPP PDIP Ronny Talapessy. Lebih dari seribu orang pengurus PDIP dari wilayah Tuban, Bojonegoro, dan Ngawi hadir di lokasi. 


Hadir pula anggota DPR dari Fraksi PDIP Budi Sulistyono alias Kanang. Dari jajaran PDIP Jatim, hadir para pengurus partai dipimpin Sekretaris PDIP Jatim Dwi Oentari serta para calon kepala daerah yang diusung PDIP di tiga kabupaten-kota tersebut.

Tidak ketinggalan, Calon Gubernur Jatim yang diusung banteng, yakni Tri Rismaharini turut hadir dalam momen tersebut.

Dalam pidatonya, Hasto membakar semangat kader partai untuk memenangkan pilkada serentak di Jawa Timur. Ia menyebut safari politiknya di provinsi tersebut merupakan atas perintah Ketua Umum Prof.Dr.Megawati Soekarnoputri. 

“Saya ditugaskan ibu ketua umum untuk datang melakukan safari politik di Jawa Timur. Karena Jawa Timur sangat penting,” kata Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa karena Bung Karno berasal dari Jawa Timur, lahir di provinsi itu dan juga menggembleng semangat nasionalismenya dengan berguru kepada HOS Tjokroaminoto. Bung Karno juga wafat dan dimakamkan di Jawa Timur.

“Secara historis dan ideologis, Jawa Timur itu penting bagi PDI Perjuangan. Maka Jawa Timur itu mewakili seluruh marwah dan martabat partai kita,  bahwa Jawa Timur ini adalah bumi perjuangan, ini adalah marwah perjuangan kita,” jelasnya.

Maka itu, Hasto mengajak seluruh kader PDIP di Ngawi, Bojonegoro, dan Tuban memperhebat lagi semangat perjuangan dan perlawanan untuk memenangkan seluruh pilkada di Jatim. 

“Setuju?” Tanya Hasto.

“Setuju,” jawab ribuan peserta konsolidasi secara serempak.

“Seluruh orientasi kita haruslah memenangkan pilkada serentak, memenangkan simbol martabat partai, dan memenangkan Risma-Gus Hans di pilkada. Ke sana lah orientasi politik kita,” tegas Hasto.

Ia juga mengingatkan seluruh kader bahwa masing-masing harus menyadari dirinya adalah bagian dari tubuh PDIP. 

“Kita ini bagaikan organ di dalam tubuh. Ada yang berfungsi sebagai saraf, otak, mata, tangan, dan lain-lain. Maka kita adalah organ yang saling melengkapi fungsinya satu dengan yang lain,” tegasnya lagi.

Secara khusus, Hasto juga bicara soal pasangan Risma dan Gus Hans yang diusung partai di Jatim. Kata Hasto, Risma dengan rekam jejaknya adalah sebagai wajah ideal partai dalam mengentaskan rakyat miskin. 

Menurut dia, Risma adalah contoh pemimpin yang digerakkan oleh nilai kemanusiaan dengan pergerakan ke bawah bukan bergerak ke atas. Risma bergerak ke bawah sesuai dengan jiwa perjuangan PDIP yang selalu pro Wong Cilik.

“Bu Risma adalah simbol kepemimpinan yang mampu resik-resik dalam menghadapi korupsi,” katanya.

“Bu Risma telah menunjukkan kerjanya dengan prestasi yang luar biasa. Risma dan Gus Hans Ini adalah untuk kemakmuran rakyat Jawa Timur dan Indonesia,” demikian Hasto.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya