Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo/Istimewa

Politik

Direstui Jokowi Jadi Parpol, Projo Harus Buktikan Punya Banyak Pasukan

SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 14:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi), Pro Jokowi atau Projo, dikabarkan akan bertransformasi menjadi partai politik.

Kabar ini disampaikan oleh Bendahara Umum Projo, Panel Barus, yang mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendapat izin dari Presiden ke-7 RI tersebut.

Rencana ini pun menuai respons positif dari berbagai pihak. Termasuk dari Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. 


“Nah, gitu dong kanda, bikin partai Projo. Threshold parlemen sudah turun pascaputusan MK. Potensi lolos parlemen terbuka," kata Adi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin, 28 Oktober 2024.

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu melanjutkan, langkah ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya Projo untuk lebih berperan aktif dalam politik nasional usai Jokowi pensiun.

"Ayo buktikan Projo banyak pasukannya," tantang Adi Prayitno.

Jika akhirnya terwujud, Projo bakal menghadapi tantangan yang tidak ringan sebelum resmi menjadi partai politik, termasuk soal persiapan administrasi dan strategi menghadapi pemilu mendatang.

Namun demikian, Panel Barus mengklaim, keputusan para pengurus Projo soal masa depan organisasi tersebut bakal ditentukan oleh keinginan-keinginan rakyat.

"Jadi kalau rakyat ingin Projo berubah bentuk dari ormas menjadi partai, ya itu terserah rakyat saja. Karena kita ikut apa kata rakyat,” tutup dia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya