Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Awal Pekan, Mayoritas Harga Bahan Pokok Naik

Laporan: Sarah Alifia Suryadi
SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 14:45 WIB

Mayoritas bahan pokok mengalami kenaikan harga pada Senin, 28 Oktober 2024.

Dilansir dari Bapanas pukul 13.41 WIB, harga beras premium mencapai Rp15.460 per kg, dengan kenaikan sebesar 0,13 persen, sementara menurut data PIHPS harga beras premium tercatat stagnan di Rp16.700 per kg. 

Untuk beras medium, harga di Bapanas tercatat Rp13.530 per kg dengan penurunan sebesar 0,15 persen. Sedangkan menurut PIHPS, harga beras medium stagnan di Rp15.350 per kg. 


Sementara itu, harga beras SPHP naik 0,16 persen menjadi Rp12.570 per kg, seperti dilaporkan Bapanas. 

Harga bawang merah menurut Bapanas naik sebesar 1,20 persen menjadi Rp30.450 per kg. Di sisi lain, PIHPS menunjukkan lonjakan harga bawang merah yang lebih tinggi, yakni naik 3,79 persen menjadi Rp32.900 per kg.

Untuk bawang putih, Bapanas melaporkan penurunan harga sebesar 0,17 persen menjadi Rp40.000 per kg, sedangkan PIHPS mencatat harga stagnan di Rp42.050 per kg.

Komoditas cabai menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua sumber. 

Cabai merah menurut Bapanas turun 0,56 persen menjadi Rp30.010 per kg, sementara di PIHPS harganya turun lebih drastis sebesar 3,78 persen, menjadi Rp34.400 per kg. 

Cabai rawit juga mengalami penurunan, baik menurut Bapanas maupun PIHPS. Di Bapanas turun sebesar 0,75 persen menjadi Rp42.360 per kg, sedangkan di PIHPS turun lebih tajam sebesar 6,89 persen menjadi Rp46.650 per kg.

Untuk daging sapi, Bapanas mencatat penurunan harga sebesar 0,16 persen menjadi Rp134.660 per kg, sementara PIHPS melaporkan harga turun 0,07 persen menjadi Rp138.850 per kg. 

Harga daging ayam di Bapanas naik 0,33 persen menjadi Rp36.550 per kg, sedangkan PIHPS melaporkan kenaikan yang lebih tinggi, yakni 0,66 persen, menjadi Rp37.950 per kg.

Telur ayam mengalami kenaikan harga sebesar 0,42 persen menurut Bapanas, menjadi Rp28.560 per kg, namun PIHPS mencatat penurunan harga telur ayam hanya sebesar 0,17 persen menjadi Rp29.450 per kg. 

Harga gula pasir dilaporkan stagnan oleh PIHPS di Rp17.950 per kg, sedangkan Bapanas mencatat kenaikan harga sebesar 0,22 persen di angka yang sama, Rp17.950 per kg.

Untuk minyak goreng, Bapanas mencatat minyak goreng kemasan naik 0,05 persen menjadi Rp18.200 per kg dan minyak goreng curah naik 0,18 persen menjadi Rp16.600 per kg, sementara di PIHPS, harga minyak goreng kemasan tercatat stagnan di Rp21.000 per kg.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya