Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/Net

Bisnis

BNI Komitmen Dukung Pembiayaan Hilirisasi Pemerintah Prabowo-Gibran

SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 12:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Negara Indonesia (BNI) menyatakan komitmennya untuk mendukung program hilirisasi yang menjadi salah satu fokus pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Dukungan ini mencakup pembiayaan bagi para pengusaha yang terlibat dalam proses hilirisasi dan ketahanan pangan, termasuk upaya swasembada pangan.

Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, menegaskan bahwa ketegasan Presiden Prabowo dalam melanjutkan program hilirisasi yang telah dimulai pada era Presiden Joko Widodo menjadi dasar bagi BNI untuk terlibat lebih aktif. 


"Tidak ada keraguan dari kami di BNI untuk tidak mendukung karena itu pasti jelas akan menambah nilai prospek dari kita untuk membiayai banyak pengusaha-pengusaha yang akan terlibat di dalam hilirisasi maupun untuk di ketahanan pangan,"jelas Royke dalam paparan kinerja Kuartal III BNI, yang dikutip Senin 28 Oktober 2024.

Royke juga menambahkan bahwa langkah BNI dalam mendukung program hilirisasi sejalan dengan target perusahaan untuk meningkatkan kredit. Hingga akhir tahun 2024, BNI menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 10 hingga 12 persen. 

"Jadi kami mendukung, tidak ada sama sekali keraguan, bahwa itu sejalan dengan apa yang menjadi target kami juga untuk pertumbuhan baik di kredit maupun di pendapatan," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Royke Tumilaar mengungkapkan bahwa kinerja keuangan BNI terus menunjukkan peningkatan yang positif. 

Hingga kuartal III 2024, BNI berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp16,3 triliun. Peningkatan laba ini didorong oleh pemulihan pendapatan operasional serta kualitas aset yang tetap terjaga.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya