Berita

Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai/Ist

Bisnis

Penyelamatan Sritex untuk Hindari Dampak Sistemik

SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 09:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Upaya pemerintah untuk menyelamatkan perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman (Sritex) yang dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang beberapa waktu lalu perlu didukung.

Ketua Umum DPP KSPSI Yorrys Raweyai menilai upaya penyelamatan Sritex perlu dilakukan untuk menghindari dampak sistemik pada ekosistem maupun para pemangku kepentingan.

“Intinya kami mendukung penuh upaya pemerintah dengan memberi tugas kepada empat kementerian teknis dalam rangka menyelamatkan Sritex dari kebangkrutan yang tentunya berdampak sistemik pada ekosistem maupun para pemangku kepentingan,” kata Yorrys dalam keterangannya, Senin 28 Oktober 2024. 


Menurutnya, upaya terbaik yang perlu dilakukan saat ini adalah memberikan ruang yang lebih fleksibel agar Sritex tetap dapat melanjutkan usahanya sehingga seluruh karyawan terhindar dari PHK. 

“Tentunya ini sangat tergantung pada semua kreditor yang masing-masing memiliki kepentingan. Namun kepentingan keberlangsungan u?aha akan menyelamatkan banyak pihak dan tentunya karyawan juga terlindungi,” katanya.

Oleh karena itu, Yorrys berpandangan bahwa semua pihak yang berkepentingan sedianya harus duduk bersama dalam rangka mencari solusi terbaik. 

“Bahwa ada upaya penyelamatan itu sudah sangat tepat," kata Wakil Ketua DPD RI ini.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya