Berita

Dugaan pelanggaran kampanye di Pilkada Purworejo, Jawa Tengah/Ist

Politik

Dugaan Kampanye Pilkada di Tempat Ibadah Dilaporkan ke Bawaslu

SABTU, 26 OKTOBER 2024 | 15:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dugaan kampanye di tempat ibadah pada gelaran Pilkada 2024, dilaporkan relawan Semut Ijo ke Bawaslu Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Terlapor dalam dugaan itu adalah Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Purworejo nomor urut 01, Yophi Prabowo-Lukman Hakim.

Kuasa hukum Semut Ijo, Tjahjono mengatakan, pasangan calon tersebut diduga berkampanye saat melakukan kunjungan ke Klenteng di Pasar Baledono.


"Kampanye tersebut melanggar Pasal 69 huruf i UU 8/2015 terkait larangan kampanye di rumah ibadah," ujar Tjahjono dalam keterangannya, Sabtu, 24 Oktober 2024.

Kata dia, jika aduan itu terbukti, pihak terlapor terancam sanksi yang terdapat pada Pasal 187 ayat 3 UU 1/2015 yakni kurungan penjara paling lama 6 bulan.

Sementara Ketua Relawan Semut Ijo Ketua Relawan Semut Ijo berharap laporan ini bisa segera ditindaklanjuti oleh Bawaslu. Hal ini demi menjaga kondusifitas Kabupaten Purworejo selama masa Pilkada 2024.

“Purworejo ini sangat sensitif soal SARA, dan salah satu calon itu berkampanye di tempat ibadah, dan disitu sudah jelas, berpose jari menandakan sebuah dukungan,” katanya.

Terpisah, Komisioner Bawaslu Purworejo, Rinto Hariyadi membenarkan adanya laporan tersebut. Dirinya mengaku akan mengkaji laporan ini, sebelum nantinya melakukan langkah-langkah lebih lanjut.

“Ya, kami akan mengkaji lebih dahulu,” kata Rinto.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya