Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/College

Dunia

Netanyahu Ngumpet di Bunker Usai Israel Serang Iran

SABTU, 26 OKTOBER 2024 | 12:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan bersembunyi di bunker setelah militer Israel meluncurkan serangan ke Ibu Kota Teheran, Iran pada Sabtu dini hari waktu setempat.

Seperti dikutip dari Middle East, Netanyahu disebut bersembunyi bersama Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant di sebuah bunker yang terletak di markas besar Kementerian Pertahanan di Tel Aviv.

Berdasarkan keterangan kantor berita resmi pemerintah Iran, IRNA tujuh ledakan keras terdengar di ibu kota Teheran dan Karaj di timur Mashhad yang membangunkan warga sekitar.


Menurut media pemerintah tersebut, beberapa pangkalan militer di barat dan barat daya Teheran telah menjadi sasaran. Namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam serangan tersebut.

Sementara itu, Israel menyebut serangan yang mereka lancarkan itu tepat sasaran sesuai dengan target militer mereka dengan puluhan jet tempur yang telah dikerahkan dalam operasi tersebut.

Militer Israel mengklaim telah berhasil menghancurkan fasilitas pembuatan rudal atau misil yang pernah dipakai untuk menyerang Tel Aviv.

"Serangan balasan telah selesai dan misi telah terpenuhi. Pesawat kami telah kembali ke rumah dengan selamat," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.

Serangan ini dilakukan Israel setelah berminggu-minggu melakukan musyawarah dalam kabinet keamanannya terkait target serangan mereka, dan berdasarkan konsultasi dengan pejabat Amerika Serikat (AS).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya