Berita

Koordinator Pengawasan Kawasan Industri dan Perumahan BPKP Joko Sutrisno selaku Ketua Tim Assessment (paling kiri), SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza (kedua dari kiri), VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto (kedua dari kanan), dan PGS SVP Risk Management Telkom Rini Fitriani (paling kanan) saat penyerahan cenderamata pada acara exit meeting, beberapa waktu lalu/Ist

Bisnis

Telkom Raih Predikat Sangat Baik dalam Praktik Keberlanjutan

SABTU, 26 OKTOBER 2024 | 05:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil mencapai peningkatan signifikan dalam penilaian ESG (Environmental, Social, and Governance) yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) selama periode 29 Juli–30 Agustus 2024. Berdasarkan hasil penilaian, skor ESG yang diperoleh Telkom untuk tahun buku FY2023 mendapatkan predikat “Sangat Baik”.

Hasil yang Telkom peroleh menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan penerapan ESG yang semakin diperkuat dengan pembentukan unit Sustainability pada awal 2024, serta penerbitan Sustainability Report dan Climate Risk Report 2023.

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen kami untuk terus memperkuat praktik keberlanjutan di seluruh aspek dan entitas perusahaan. Dengan sinergi antara penerapan manajemen lingkungan, pengelolaan dampak sosial, serta tata kelola perusahaan yang baik, Telkom semakin siap untuk menghadapi tantangan masa depan, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat, 25 Oktober 2024.


Implementasi praktik ESG di TelkomGroup didasarkan pada tiga pilar utama, meliputi Right Environmental Approach, TelkomGroup menerapkan pendekatan dan manajemen lingkungan yang tepat untuk mengurangi dampak lingkungan dari operasional perusahaan. Selanjutnya Right People, TelkomGroup senantiasa memberikan dampak positif kepada semua manusia, mencakup karyawan, pelanggan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. 

Terakhir Right Governance, TelkomGroup menerapkan tata kelola keberlanjutan, mencakup memenuhi kepatuhan hukum dan peraturan, menjalankan etika bisnis dan antikorupsi, serta menjaga privasi dan keamanan data.

Exit meeting untuk penilaian berlangsung pada September 2024 lalu, yang juga menandai selesainya proses evaluasi tersebut. 

Turut hadir Direktur Pengawasan Badan Usaha Konektivitas, Pariwisata, Kawasan Industri, dan Perumahan BPKP Yunaedi, Koordinator Pengawasan Kawasan Industri dan Perumahan BPKP Joko Sutrisno selaku Ketua Tim Assessment, SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza, VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto, dan PGS SVP Risk Management Telkom Rini Fitriani.

BPKP sebagai lembaga pengawas yang berada di bawah Presiden RI memainkan peranan penting dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas di sektor publik dan perusahaan milik negara. 

Dalam penilaian ESG ini, BPKP membantu Telkom mengidentifikasi peluang perbaikan di berbagai aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang mendorong perusahaan untuk terus maju dalam mencapai tujuan keberlanjutan penerapan ESG ini.

“Kami percaya bahwa penerapan ESG yang baik tidak hanya meningkatkan nilai perusahaan, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Kami akan terus memperkuat inisiatif dan melakukan perbaikan dalam penerapan praktik keberlanjutan di setiap lini bisnis perusahaan,” tambah VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya