Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Soksi Berharap Kader Golkar di Kabinet Dorong Kemandirian Desa

JUMAT, 25 OKTOBER 2024 | 23:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Kabinet Merah Putih yang terdiri dari 48 menteri, 5 kepala badan dan 56 wakil menteri. Kesemuanya ini akan membantu Prabowo-Gibran pada periode 2024-2029.

Pegiat desa yang juga Ketua Bidang Pemberdayaan Desa Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Soksi, Iwan Soelasno memberikan apresiasi terhadap 11 kursi milik Partai Golkar di Kabinet Merah Putih yang terdiri dari 8 Menteri dan 3 Wakil Menteri.

“Sebagai sesama Kader Partai Golkar tentu saja saya mengapresiasi atas kepercayaan dari Prabowo-Gibran kepada 8 menteri dan 3 wakil menteri yang merupakan kader terbaik Golkar. Selamat bekerja. Saya juga memberikan selamat kepada Ketua Umum Pak Bahlil dan Sekjen Mas Sarmuji yang telah meyakinkan dan memastikan Presiden dan Wapres percaya pada kader Golkar untuk membantunya selama 5 tahun ke depan,” ujar Iwan dalam keterangannya, Jumat, 25 Oktober 2024.


Iwan mengatakan, dirinya berharap para menteri dan wakil menteri dari Golkar dapat mendorong kemandirian desa di seluruh Indonesia melalui tugas dan fungsinya masing-masing di kementerian yang dipimpinnya.

“Pak Airlangga, Pak Agus Gumiwang sudah terbukti dan teruji komitmen beliau pada kemandirian desa. Di periode lalu keduanya mendorong desa perkuat gotong royong dan tingkatkan kemandirian melalui berbagai kebijakannya. Ketum kami Pak Bahlil juga diharapkan mampu merealisasikan target rasio listrik perdesaan 99,7 persen pada tahun depan. Desa teraliri Listrik juga salah satu prasyarat desa mandiri,” ungkapnya.

Iwan menjelaskan, keberadaan Menkominfo yang dinakhodai Menteri Meutya Hafid dalam mendorong Desa Mandiri juga tak kalah pentingnya.

“Saat ini kita masih menyisakan sekitar 4,55 persen atau 3.792 desa yang belum teraliri internet. Desa-desa ini semuanya di wilayah 3T atau terdepan, tertinggal dan terluar. Ini yang harus dibangun oleh Menteri Meutya agar keberadaan internet bisa membantu desa-desa di 3T itu mandiri,” ungkapnya.

Sekjen Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (RPDN) ini menambahkan, ada 2 agenda penting kedepannya yang harus dikawal oleh Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai salah satu kader terbaik Partai Golkar di kabinet.

“Pertama soal desa yang masuk di kawasan hutan yang para penduduknya adalah warga miskin ekstrem. Ini belum diselesaikan oleh para menteri sebelumnya. Kedua adalah penyediaan lahan untuk program 3 juta rumah yang jadi program prioritas Presiden Prabowo,” ungkapnya lagi.

Iwan juga menyoroti Menteri UMKM, Maman Abdurrahman. Dirinya berharap UMKM dapat berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“BUMDes bisa berperan sebagai aggregator berbagai produk UMKM di desa. Melalui dukungan dari Dana Desa, BUMDes bisa menjamin keberlanjutan produk UMKM. Sehingga keberadaan BUMDes yang diamanatkan UU Desa itu konkret jalan, yaitu berperan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa dengan memanfaatkan potensi desa,” pungkas Iwan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya